Titi Permanen Drainase Salah Satu Penyebab Banjir Di Lingkungan

Medan (mediakomentar.com) Sangatlah disayangkan jika kemajuan suatu daerah dengan banyaknya bangunan atau gedung berdiri tidak dibarengi pemikiran tentang dampak lingkungan.

Kota Medan dan daerah pinggiran Kota Medan yang berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang saat ini lagi pesat akan pembangunan terutama pembangunan Ruko dengan segala peruntukannya yang berada di pinggir Jalan Raya.

Tetapi setelah selesai pembangunan yang kita lihat malah disekitar wilayah tersebut, lingkungannya mengalami kebanjiran. Dan ini nampak jelas di lingkungan masyarakat disaat terjadi hujan.

Drainase yang berada dipinggir jalan Raya merupakan drainase utama untuk pengaliran air dari limbah rumah tangga. Tetapi drainase tersebut sudah tertutup secara permanen dan membuat air yang dijalan payah mengalir.

Apalagi setelah sekian lama drainase tersebut mengalami pendangkalan akibat banyaknya sampah maupun pasir dari abu dijalan yang mengendap menjadi tanah berada didalam drainase tersebut.

Hal yang paling sulit lagi, disaat warga bergotong royong, mentok hanya pada drainase di sekitar lingkungan rumah mereka saja dan tidak bisa diteruskan ke drainase utama (jl. Kapten Muslim sekitar Alfa mart). Sebab drainase tersebut sudah ditutup permanen oleh pemiliknya.

Akibatnya air kembali ke lingkungan rumah warga bahkan masuk kembali ke rumah melalui pipa air yang terhubung kamar mandi.

Menurut salah seorang warga Jl. Pembangunan Helvetia kepada awak media, Kamis (25/7)”setiap hujan daerah kami kerap banjir dan tergenang di jalan tidak mengalir kemanapun. Dan kami harus menunggu kering kembali, disaat terjadi peresapan air oleh tanah yang masih tersisa. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *