Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Asahan Kembali Periksa 14 Orang TKI

Kisaran (mediakomentar.com) – Untuk yang kesekian kalinya Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Asahan Sumatera Utara kembali melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan seterilisasi terhadap TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang baru pulang dari Malaysia.

Kali ini Tim Gugus Tugas Covid – 19 Kab. Asahan memeriksa sebanyak 14 orang TKI yang semua berjenis kelamin laki – laki yang dilakukan di Kolam Renang Pemkab Asahan, Kamis (09/04/2020), sekira Pukul 10.30 wib malam.

Disebutkan, ke 14 orang TKI yang masuk melalui Bandara Kuala Namu Medan itu sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan yang dilakukan pihak pengelola Bandara internasional tersebut. Namun, begitu sampai di Asahan, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Asahan kembali melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan seterilisasi kepada para TKI asal Asahan yang baru pulang dari Malaysia itu.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Kabupaten Asahan H. Surya Bsc dalam keterangan persnya kepada wartawan menyampaikan bahwa ke 14 orang TKI ini berasal dari 7 Kecamatan yakni 1 orang Kecamatan Tinggi Raja, 4 orang Kecamatan Air Joman, 3 orang Kecamatan Simpang Empat, 2 orang Kecamatan Tanjung Balai, 1 orang Kecamatan Silau Laut, 1 orang Kecamatan Kota Kisaran Timur dan 2 orang Kecamatan Kota Kisaran Barat.

Dalam pemeriksaan tersebut, kata Surya, 3 orang diantaranya akan di bawa ke Rumah Sakit Umum H. Abdul Manan Simatupang Kisaran untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut karena mengalami gejala diare dan batuk. Sedangkan 11 orang lainnya akan diantar kerumahnya masing – masing sesuai SOP dengan pengawalan dari Personil Satpol – PP Kabupaten Asahan.

Para TKI ini akan kita serahkan kepada Pemerintah Kecamatan setempat untuk didata lebih detail lagi oleh Camat yang dibantu unsur Forkopimcam lainnya, ujar Bupati Asahan itu sembari menekankan kepada para TKI untuk melakukan isolasi secara mandiri dengan diawasi oleh puskesmas setempat sesuai SOP yang ada.(wyd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *