Terkait RUU HIP, Suara F. PPP di DPR-RI Tidak Mewakili Suara Kader dan Simpatisan

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) yang tetap akan dibahas di DPR-RI menjadi polemik  dan kekisruhan di kalangan masyarakat Indonesia membuat kader bawah dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) khususnya di Kota Medan angkat bicara.

Redaksi sempat berbicara langsung dengan beberapa pengurus Kecamatan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP di Kota Medan terkait RUU HIP, Sabtu (27/6)

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Khairul Hasan selaku Ketua PAC PPP Medan Marelan mengatakan ketidak setujuan terkait RUU HIP

“Kami selaku kader bawah partai sangat tidak setuju dengan RUUHIP. Dimana Pancasila itu sudah berakar di kehidupan rakyat  yang merupakan Dasar Negara Republik Indonesia. Dan suara PPP yang ikut mendukung RUU HIP di DPR RI beberapa waktu yang lalu, bukanlah suara kader bawah yang direkomondasikan untuk di suarakan” tegasnya.

Senada dengan itu ditempat yang sama, sekretaris PAC Medan Helvetia Bung Muhammad Arifin mengatakan

“ Yang pasti kami selaku kader bawah tidak tau menahu, mengapa para anggota DPR-RI dari FRaksi PPP setuju membahas RUU HIP yang tujuannya mau mengganti Pancasila ke Eka Sila. 19 Orang Anggota Dewan dari Fraksi PPP yang ada di DPR-RI, kami yakin tidak pernah meminta saran ke pengurus wilayah, DPC bahkan ke pengurusan daerahterbawah yang merupakan pejuang Partai sebagai akar rumput. Sebab kami selaku pengurus Kecamatan yang membawahi Ranting-ranting partai, tidak pernah Rapat atau musyawarah terkait RUU-HIP di DPC Kota Medan” Terangnya

Tambahnya lagi “jika 19 orang Anggota DPR-RI dari Fraksi PPP berbicara dan setuju (terkait RUU-HIP) silahkan saja. Tapi PPP ini bisa besar bukan hanya karena Anggota Dewannya saja, tetapi seluruh kader dan simpatisan yang ada. Bahkan mereka bisa duduk menjadi anggota DPR karena suara para kader bawah dan simpatisan. Jadi, kami selaku pengurus di kader bawah walau belum secara resmi dimusyawahkan, sudah  membicarakan terkait RUU-HIP dan suara Fraksi PPP di DPR-RI yang mendukung RUU-HIP tersebut”ungkapnya.

Disinggung oleh redaksi terkait kemana arah perjuangan kader bawah PPP kedepannya dan juga terkait pilkada Kota Medan. “Selaku kader bawah, kami tidak hanya mau menjalankan perintah DPP, tapi suara rakyat juga harus diperhatikan dan disuarakan. PPP ini intinya berjuang demi kemajuan bangsa dan kemakmuran rakyat Indonesia. Pancasila, ya tetap Pancasila” terang kedua kader bawah didepan para simpatisannya sambil menutup wawancara (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *