Tega dan Tak Tau Malu, Dimasa Pandemi Anggota DPRD Medan Sanggup Terima Laptop Dan Handphone

Oleh : Muhammad Arifin/Pimpinan Redaksi, Kamis 11 Juni 2020

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Disaat masa pandemi covid-19, semua sektor usaha dan profesi mengalami imbas dari penyebaran wabah dari cocid-19 itu yang mengakibatkan kemunduran di sektor ekonomi.

Bahkan, awak media mendengar kabar kalau Dinas-dinas yang ada dibawah naungan Pemko Medan harus memotong anggaran sebesar 60 % yang sebelumnya sudah ada pos mata anggarannya ke sektor lain, tertapi demi membantu penanganan covid-19 yang semuanya diperuntukkan guna kesejahteraan rakyat akhirnya dialihkan untuk penanganan Covid-19 tersebut.

Tapi lainnya halnya dengan di DPRD Kota Medan, para anggota Dewan yang terhormatnya dalam minggu ini malah masih memanfaatkaan anggaran pengadaan Laptop dan Hanphone dan diterima pula. Yang katanya untuk menunjang kinerja Anggota Dewan yang terhormat.

Menurut Kabag Umum Sekretariat DPRD Medan Andi Syukur Harahap yang pernyataannya telah terbit di beberapa media membenarkan hal itu. Dengan anggaran Rp 1,4 Miliar, DPRD Mengadakan Laptop dengan merk HP dan Handphone dengan merek Samsung S6 di berikan kepada 50 orang Anggota Dewan Yang terhormat yang berada di DPRD Kota Medan.

Sedangkan saat ini masyarakat kota Medan tidak mendengar adanya potongan dana anggaran yang berada di DPRD Medan untuk di alokasikan ke penanganan Covid-19 demi kesejahteraan rakyat. Malah yang terdengar memberi dan mengaanggarkan  membeli Laptop dan HP. Padahal baik Laptop dan Handphone tersebut itu mampu mereka beli sendiri dari gajinya dan mungkin sudah ada setiap Anggota Dewan yang terhormat itu memilikinya.

Rakyat mulai heran dan bertanya-tanya. Apa perasaan Anggota Dewan yang terhormat itu saat menerima Laptop dan Handphone tersebut? Sementara saat ini khususnya masyarakat kota Medan, banyak karyawan atau pegawai yang tidak terima Tunjangan Hari Raya (THR) sampai dirumahkan dari perusahaan tempat mereka bekerja bahkan sampai ada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Seperti yang terjadi oleh Pegawai di 3 Perusahaan Daerah milik Pemko Medan, yaitu PD. Rumah Potong, Pembangunan dan PD. Pasar Kota Medan. Sampai saat ini hanya PD. Pasar Kota Medan saja yang karyawannya masih terima gaji penuh walau THRnya tertunda. Yang lainnya di Pegawai Perusahaan Daerah lain ada gajinya yang dipotong sampai karyawannya di rumahkan.

Bayangkan saja, andaikata Rp 1,4 Miliar itu dimanfaatkan atau dialokasikan ke PD. Pembangunan dan PD. Rumah Potong Hewan. Pasti para pegawai beserta keluarganya akan sangat bersyukur kepada Lembaga Wakil Rakyat tersebut yang disebut sebagai Anggota Dewan yang terhormat.

Apa lagi, saat ini terdengar kabar kalau Management PD. Pembangunan Kota Medan sudah sangat kewalahan untuk memberikan asupan makanan pada Hewan-hewan yang berada di Kebun Binatang dibawah pengelolaannya.

Parahnya lagi, program perjalanan dinas ke luar daerah Anggota Dewan DPRD Medan tetap berjalan. Yang membuat dana pengeluaran terus mengalir. Sampai saat ini awak media belum mendapat keterangan resmi terkait apa manfaatnya bagi masyarakat Kota Medan terkait wakil Rakyatnya melakukan perjalanan dinas keluar kota tersebut dan apa yang dilakukannya disana serta berapa besar anggarannya perorang yang nantinya akan dikalikan 50 orang anggota Dewannya.

Menurut Redaksi  yang juga masyarakat Kota Medan kalimat yang pas terhadap perbuatan anggota Dewan Yang Terhormat ini terkait saat ini lagi masa pandemi adalah “Tega dan Tak Tau Malu” (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *