Syafrizal Lubis, S. Sos : PD. Pasar Kota Medan Belum Menjadi Perumda, Masih Ada Tahapan Pembahasan Kembali

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Simpang siur status PD. Pasar Kota Medan akhirnya sudah terang. Dimana selama 2 bulan terakhir ini yang di mulai diawal Tahun 2021, PD. Pasar Kota Medan yang di dengungkan berubah menjadi Peusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Medan belum mendapat persetujuan dari Pemko Medan.

Dari hasil konfirmasi awak media dengan Kabag Penertiban, Perawatan dan Kebersihan PD. Pasar Kota Medan Bapak Irwan bahwa “kemaren (selasa, 22/02/21) sudah ada intruksi dari Plt. Dirbang Bapak Syafrizal lubis agar tetap menggunakan Kata PD. Pasar Kota Medan dan jangan menggunakan kata Perumda. Sebab, permasalahan status Perusahaan masih dalam bahasan di Pemko Medan” Jelas Pak Irwan, Rabu (24/02/21)

Senada dengan itu secara terpisah Plt. Direksi SDM PD. Pasar Kota Medan Bapak Syafrizal lubis, S. Sos di hubungi melalui selular juga mengatakan hal yang sama.

“Memang Perubahan status Perusahaan Pasar dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) sudah ada persetujuan dari DPRD Medan. Tetapi di Pemko Medan sendiri, ini masih dalam pembahasan terkait tahapan-tahapan maupun persiapan yang akan dilakukan. Jadi sampai saat ini Perusahaan Pasar Ini masih status Perusahaan Daerah (PD) dan belum menjadi Perusahaan Umum Daerah Pasar (Perumda)” terang Pak Syafrizal yang juga merupakan Kabag Umum PD. Pasar Kota Medan, Kamis (25/02/21).

Tambahnya lagi, sewaktu ditanya tentang pesan-pesan kepada para karyawan PD. Pasar Kota Medan, beliau mengatakan

“Untuk Pegawai PD. Pasar agar tetap bekerja sesuai dengan harapan dari Perusahaaan Daerah Pasar, jadi untuk membahas yang lain gak usah lah. Bekerja sesuai dengan Tupoksinya masing-masing saja. Jadi masalah perubahan dari Perusahaan Derah (PD) ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) akan dibahas Pemerintah Kota Medan” harapnya sambil mengakhiri pembicaraan. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *