Suara Wartawan: Perlu Diadakan Diskusi Publik

Medan (mediakomentar.com)– Saat ini peran media massa sangat menentukan dalam penyampaian informasi serta penyebarannya. Media massa dianggap mempunyai keunggulan yang dapat mempengaruhi pikiran manusia sehingga gaya hidup dapat berubah. Pengaruh dari media dapat berupa pengaruh positif maupun pengaruh negatif, baik di Pemerintahan hingga ke arus terkecil di masyarakat.

Namun, seiring dengan perkembangan dan perubahan yang terjadi, keberadaan media baik media cetak, elektronik, online harus berhadapan dengan peraturan dan kebijakan yang mengarah kepada pengkerdilan kebebasan dalam menyuarakan kepentingan umum.

Pembatasan yang dilakukan dengan berbagai rambu rambu yang harus dipatuhi, dianggap tidak sejalan dengan yang namanya kebebasan pers. Malah saat ini, justru pemberedelan terhadap media yang pernah dilakukan di jaman orde baru justru kembali dimunculkan namun dengan cara yang berbeda.

Tindakan yang dianggap membatasi ruang gerak media yang berdampak pada ‘terkuncinya’ pekerja media dalam menjalankan profesinya menjadi pembahasan hangat beberapa awak media di oel coffe & Resto di Jl. Candi Mendut no 5 Medan, Kamis (26/9/19) sore.

Berbagai pendapat, wacana dan analisis yang disuarakan Davis Karamoy (Ketua SPRI Sumut/Pengawal.co.id), Muhammad Arifin (Ketua FPII Sumut/ mediakomentar.com), Donald (indonesiaberbicara.net.) dan Indra Jaya (Jayapost.com) menyimpulkan pentingnya dilakukan diskusi publik.

Diskusi hangat dan santai yang direncanakan akan digelar dalam.waktu dekat, berfokus dikembalikannya peran pers sebagai sosial control, edukasi dan penyumbang pemikiran serta pembawa dampak di masyarakat,tanpa adanya aturan ataupun kebijakan yang membuat hilangnya peran media dan jurnalis yang bergerak dalam payung UU Pers.

Sederhana, namun hal ini dapat dijadikan pilot project bagi media dan jurnalis di seluruh Indonesia, bahwa kekuasaan dan kewenangan suatu lembaga yang terbentuk dari UU Pers tidak dapat menggerus.jiwa profesi jurnalis.

sumber: Tim Suara Wartawan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: