Sok Jago, 2 Orang Preman Gol Di Polsek Helvetia

Medan (mediakomentar.com) – Chandra Pradinata Munthe.32 tahun pekerjaan tidak ada, Kristen, alamat Jl. Sei Wampu Baru Pasar II kel Babura Kec Medan Baru dan Roy Chandra Simare-mare.32 tahun,pekerjaan tidak ada, Kristen, alamat Jln Danau Poso No 2 B Kel Sei Agul Kec Medan Barat. Merupaka 2 orang preman yang saat ini sudah Gol di Polsek Helvetia. Dalam aksinya kedua preman ini melakukan pemerasan dengan ancaman menggunakan senjata tajam.

Dan perbuatan mereka ini bukan hanya sekali dilakukan, tetapi sudah 4 kali. Terbukti dari laporan masyarakat yang tertuang dalam

  1. Lp/ 182/ III / 2019/ SU/ POLRESTABES MEDAN/ SPK MEDAN HELVETIA an. Samsyar
  2. Lp/ 578 / VIII/ K / 2018/ Spkt / Helvetia. tgl 11 Agustus 2018.an Pelapor : Sinar Juanto putra Daeli.
  3. Lp/ 106/ K/ II / 2019/ Spkt / sek Medan helvetia.tgl 18 Februari 2019 an Pelapor : Yusri
  4. Lp/ 120/ K / 2019/ Spkt / Sek Medan Helvetia.tanggal 22 Februari 2019 an.Pelapor : Petrus Simangunsong.

Dalam paparannya Panit Res krim IPTU Sahari Sebayang, SH mengatakan bahwa

“Dalam laporan Samyar Pada hari selasa tanggal 12 maret 2019 sekira pukul 13.30 wib dimana pelapor bersama dengan rekannya lagi istirahat kerja dalam membangun Ruko di Jln. Gaperta Ujung .

Tiba-tiba datang ke 2 pelaku dan pelaku Candra  pradinata langsung mengambil kayu broti dan memukul-mukul pintu sambil mengatakan “kalian nggak dengar di panggil” dan pelaku langsung melemparkan kayu broti tersebut ke teman pelapor.

Selanjutnya pelaku mengatakan “kok payah kali  kalian di panggil” dan pelaku langsung mengambil parang yang ia bawa dan dimasukankanya ke pingang lalu mengatakan kepada pelapor “mana mandormu?” dan pelaku mencekik leher pelapor dan mengarahkan parang tersebut kepada pelapor sambil mengatakan “kok sombong kali kau” dan selanjutnya pelaku mengatakan “mana semen kalian”

Dan pelapor megatakan “nggak semen bang” namun pelaku masuk kegudang semen dan melihat semen ada di dalam. Oleh pelaku mengancam pelapor “kau bilang nggak ada semen? itu ada semen.

Pelaku menyuruh saksi untung mengambil semen tersebut dan menyuruhnya untuk meletakan diatas becak mesin yang udah disiapkan pelaku. karena merasa terancam pelapor menyerahkan semen tersebut kepada pelaku.

Sedangkan krinologis penangkapan:

Pada hari sabtu  tanggal 15 Juni 2019 sekira pukul 17.00 wib dimana pelaku Chandra Munthe mendatangi komplek Perumahan The Mencion untuk meminta uang pasir  tetapi oleh scurity perumahan dilarang masuk.

Pada saat itu pelaku langsung mengeluarkan sebilah pisau dan langsung mengancam security dengan kata-kata “kau jangan macam-macam, mati nanti kau” dan pelaku pergi dari komplek perumahan tersebut.

Tetapi sekira pukul 18.30 wib, pelaku kembali datang bersama dengan temanya Roy chandra

simare-mare ke komplek Perumahan The Mension dan langsung marah dan mengancam scurity.

Oleh security menghubungi Polsek Medan Helvetia dan tidak berapa lama Team Pegasus Polsek Medan Helvetia mendatangi TKP.

Melihat kedatangan Tim Pegasus Polsek Helvetia, kedua pelaku melarikan diri tetapi berhasil  dikejar dan ditangkap serta diamankan ke Polsek Medan Helvetia untuk dimintai keterangan dan dengan Barang Bukti 1(satu) buah parang.

Terhadap ke 2 Tersangka di kenakan Pasal 368 KUHPidana dengan acaman hukuman 9 tahun penjara. (red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: