Sekilas Surat Edaran Walikota Medan Tidak Ada Masalah, Tetapi Setelah Diperhatikan “Membingungkan”

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM ada mengeluarkan Surat Edaran tentang Perubahan Kedua Ketentuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Kota Medan, tertanggal 4 Maret 2021

Dalam Surat Edaran tersebut ada tertulis tentang pembatasan jam operasional untuk pelaku usaha dan juga masyarakat dalam melaksanakan acara kegiatan di lingkungannya.

Jika sekilas melihat bentuk Surat Edaran tersebut, tidak ada suatu kesalahan dan bahkan sempurna. Walau mungkin  ini merupakan suatu persoalan yang sepele bagi adminitrasi di Pemko Medan. Tetap saja dampak dari surat edaran tersebut menyentuh publik dan persoalan masyarakat.

Pertama : Apakah Surat Edaran itu nomor 188.55/1191 atau l88.55/1191. Sebenarnya sebelum angka delapan tersebut, angka satu (1) atau huruf el (L)? sebab ada juga angka satu tertulis tapi tidak sama dengan didepan angka delapan.

Kedua : Surat Edaran tersebut berlaku mulai tanggal 01 s/d 14 Maret 2021. Sementara di tanda tangani tanggal 04 Maret 2021. Duluan masa berlakunya dibuat sebelum ditanda tangani.

Yang Ketiga : Di alenia nomor dua dari terakhir Ada tulisan “Kepada Masyarakat Kota Medan tidak mengindahkan Surat Edaran ini akan diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku”.

Akhirnya banyak masyarakat yang terjebak akibat Surat Edaran ini dengan diadakannya Razia oleh Pihak satpol PP dan Kepolisian. Seolah-olah masyarakat Kota Medan ini bandel semuanya dan tidak mengindahkan Surat Edaran tersebut.

Di tanda tangani tanggal 04 Maret 2021 (hari kamis). Yang jadi masalah, kapan Surat Edaran Walikota Medan tersebut sudah sampai kepada Masyarakat?

Di karenakan banyak masyarakat Kota Medan yang tidak mengetahui Surat Edaran tersebut. Lalu, tiba-tiba ada terjadi razia seperti yang dilakukan Polsek Sunggal Zumba Party Aerobic Competiton Body Contest digelar gedung mewah Manhattan Lantai 3 Medan, Minggu (7/3/2021).

Dilihat renggang waktu masa berlakunya, berarti bandel sekali masyarakat Kota Medan Medan ini. Sebab pada poin yang sembilan dalam Surat Edaran Walikota Medan tersebut tertulis berlaku mulai sejak tanggal 01 s/d 14 Maret 2021. Bukan berlaku sejak tanggal ditanda tangani surat edaran tersebut.

Jadi sebelum ditanda tanganipun, masyarakat Kota Medan sudah kena peraturan dan sanksi.

Walau nampak sepele, sebaiknya Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM lebih jeli dulu dalam menanda tangani surat-surat apalagi itu berbentuk edaran yang ada peraturan dan sanksinya. Karena apapun bentuk, keperluan dan tujuan Surat keluar, hal itu merupakan cermin administrasi Pemko Medan. Apalagi dalam hal ini, Surat Edaran tersebut ada membuat tembuasan ke instansi Pemerintah lainnya

Tembusan Surat Edaran Tersebut :

  1. Bapak Gubernur Sumatera Utara
  2. Ketua DPRD Medan
  3. Dandim 0201 BS Medan
  4. Kapolrestabes Medan
  5. Kapolres Belawan
  6. Kepala Kejaksaan Negri Medan
  7. Kepala Kejaksaan Negri Belawan
  8. Satpol PP Kota Medan
  9. Camat se Kota Medan
  10. Pertinggal.

Penulis : Muhammad Arifin/Pimpinan Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *