Residivis Jambret Berhasil Di Tangkap Tekab Polsek Medan Kota, 1 Orang Pelaku Tewas

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Polsek Medan Kota Polrestabes Medan gelar Konfrensi Pers tindak kejahatan jalanan dengan dua pelaku satu ditembak mati bertempat di RS Brimob Bhayangkara Medan Jum’at (8/1) sekira pukul 15:00 wib.

Dalam Konfrensi pers turut hadir Waka Polrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji SH.MH, Kapolsek Medan kota Kompol Riki Ramadhan, Kanit Reskrim Medan kota Mhd. Ainul Yakin S.i.k dan Panit l serta Panit ll Sat Reskrim Polsek Medan kota juga Media.

Waka Polresta Irsan Sinuhaji didampingi Kapolsek, Kanit Reskrim dan Panit menjabarkan ” Pelaku melakukan aksinya di 11 TKP 3 TKP di wilayah Polsek Medan kota pungkasnya. Dari dua pelaku kejahatan jalanan atau disebut dengan jambret ditembak mati karna melukai petugas Polsek Medan kota dengan pisau kecil (sajam),”terang Irsan Sinuhaji dihadapan media Konfrensi Pers berlangsung.

Salah satu korban Jambret dihadirkan saat Konfrensi Pers berlangsun di RS Brimob Bhayangkara Medan. Korban yang bernama Tengku Adinda Nurhalifah beralamat di jalan Sutrisno Gang Amal ll mengatakan ,

“Saya mau pelaku jambret ini dihukum agar membuat jera para pelaku jambret jalanan yang berkeliaran di kota Medan Baik di pagi, siang maupun malam hari” pungkasnya .

Sambungnya,”Saya mengucapkan trimakasih kepada Kapolsek ,Kanit ,dan Panit Reskrim Polsek Medan kota yang telah berhasil menangkap jambret yang membuat resah terkehususya kota Medan . Dan saya berharap kota Medan terjaga keamananya tidak rawan jambret lagi dan Masyarakat tidak wawas bila berpergian keluar rumah untuk beraktifitas ( Bekerja) ,”Harapnya Adinda Nurhalifah kepada Pihak kepolisian.

Beberapa lokasi / TKP yang kerap tempat pelaku beraksi Jl. SM. Raja depan Ramayana terjadi di tahun 2018 kerugian korban HP android ,2 kali di TKP Jl. Briqjen Katamso Depan Kuburan Mandailing (Sama Boy)

Bulan Agustus

kerugian HP Oppo ,Jl. HM. Jhoni (Sama Mulyadi/Tertangkap) di tahun 2016

kerugian HP android, Jl. Besar Delitua / Kede Durian (Sama Boy) Bulan Oktober 2020

kerugian Hp Xiomi, Jl. Pelangi (Sama Mulyadi/Tertangkap) di tahun 2019

kerugian HP Android, TKP di Stasiun Kereta Api Medan (Sama M ) terjadi di tahun 2018

kerugian HP Android, Jl. Briqjen Katamso Gg. Aman dengan kerugian Kalung, Dan di Jl. SM. Raja Depan Pizza Hut (Sama Y) Bulan Agustus 2020

Kerugian Hp Samsung J8 .

Dari pelaku yang telah diamankan Polisi barang bukti yang disita dari pelaku yakni ,1 Unit HP Redmi Note 8 Warna Hitam, 1 Unit Spd Motor Honda Beat dan 1 buah Rekaman CCTV membuktikan kejahatan pelaku.

Pelaku sempat buron ,dan cukup banyak Polisi menerima laporan ( LP ) tentang keresahan kejahatan kriminal yang dilakukan oleh pelaku ,ini beberapa laporan masyarakat terkait aksi kejahatan pelaku.

1-Dasar Laporan Polisi Nomer : LP / 555 / K / X / 2020 / SPKT / Sek Medan Kota tanggal 07 Oktober 2020 a.n. T. Adinda Nurhaliza ( curas ),

2- LP / 483 / K / IX / 2020 / SPKT / sek Medan Kota

3- LP / laporan Polisi Nomer : LP / 555 / K / X / 2020 / SPKT / Sek Medan Kota tanggal 07 Oktober 2020 a.n. T. Adinda Nurhaliza ( curas )

4-LP / 483 / K / IX / 2020 / SPKT / sek Medan Kota Tanggal 01 September 2020 a.n. Jekicen Tobing (Curas)

5-LP / 629 / K / XI / 2020 / SPKT / Dek Medan Kota Tanggal 21 November 2020 a.n. Mhd. Iqbal Tanjung ( penganiayaan ).

Kronologis penangkapan pelaku diamankan Kamis Tanggal 07 Januari 2020 sekira pukul 13.00 wib petugas  Unit Reskrim Polsek Medan Kota melaksanakan Patroli dan mendapatkan Informasi Bahwasanya DPO berinisial A R sedang melakukan aksinya di jalanan. Kemudian petugas bertemu dengan TO tersebut di Jalan dan mengamankan TSK. Setelah di interogasi bahwasanya pelaku mengakui telah melakukan pencurian di beberapa TKP wilayah Polsek Medan Kota.

Dan pada saat dilakukan pengembangan ke pelaku atas nama M pelaku A R mencoba mengambil sebuah pisau kecil dari slip celananya dan melakukan perlawanan terhadap petugas .Akibat nya sehingga petugas terkena sabitan pisau di bagian tangan sebelah kiri dan selanjutnya petugas mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak 3 kali. Namun tidak di indahkan dan pelaku kembali melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas terarah terukur ke arah dada. Pelakupun roboh dan di bawa ke Rs. Bhayangkara dan di nyatakan sudah meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RS Brimob. ( Novrizal )

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: