Redam Perselisihan Kedua Kelompok, AKP Janpiter Napitupulu Hadir Langsung Ke Lokasi Eks HGU

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Perselisihan antara Kelompok Tani dan kelimpok pekerja dilahan eks HGU di Jl. Metereologi Deli Serdang Sumatera Utara, belum juga usai.

Dimana kejadian perselisihan itu pecah pada hari sabtu (24/04) disebabkan diduga Pengembang melalui Kelompok pekerja melakukan pemasangan tembok pembatas tanah garapan yang sudah diduduki sebanyak 150 orang dari kelompok tani.

Walau pada waktu kejadian sabtu kemaren, ada personil Polsek juga hadir dilokasi untuk mengamankan situasi, tetapi demi menjamin kekondusifan keamanan dari perselisihan tersebut, Kapolsek Percut Sei Tuan AKP Janpiter Napitupulu dengan didampingi oleh Panit Reskrim dan personil lainnya hadir langsung kelokasi lahan pada hari ini, Senin (26/04).

Kehadiran Kapolsek dan tim, bertemu dan disambut langsung oleh Pak Agam yang merupakan ketua dari Kelompok Tani. Selain itu nampak hadir dalam pertemuan tersebut para pengurus kelompok tani lainnya, LSM dan juga media.

Kapolsek AKP Janpiter Napitupulu mengatakan kepada Kelompok Tani bahwa dirinya berencana akan memediasikan kedua kelompok, agar tidak terjadi miskomunikasi/selisih Paham terkait masalah pemasangan tembok pembatasan tanah garapan antara Kelompok Tani dan Kelompok Pekerja dalam waktu dekat ini.

“Kedatangan kami kemari untuk mendudukkan masalah yang ada di Tanah Garapan ini agar Tiap kelompok tidak terjadi gesekan antara kelompok A dan kelompok B” katanya .

Sambung Janpiter Napitupulu “kelompok (A) dari kelompok Tani yang di ketuai oleh Pak Agam sedangkan kelompok (B) dari kelompok pekerja. Kalian ini warga saya dan sudah menjadi tanggung jawab saya untuk mengayomi. Bila ada masalah seperti ini saya siap membantu dengan catatan jangan ada melakukan tindakan Anarkis dan mari masalah perselisihan ini kita selesaikan melalui mediasi” pungkas Janpiter Napitupulu.

Sedangkan masyarakat kelompok Tani menyambut baik maksud dan tujuan kehadiran Pak Kapolsek yang bertemu dengan mereka di lahan garapan yang jadi sengketa. Sembari mengucapkan terima kasih, kelompok tani tersebut juga menyampaikan harapannya kepada Pak Kapolsek

“Terima kasih banyak Pak, Bapak bisa hadir langsung kemari, kami berharap di kepemimpinan bapak sebagai Kapolsek di Percut Sei Tuan ini, tidak ada lagi yang namanya Premanisme” harap masyarakat. (Novrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *