Rapat Pimpinan Khusus Forum LSM Riau Bersatu

Pekanbaru,Riau (medikomentar.com) – Kamis, 16 September Forum LSM Riau Bersatu melaksanakan Rapat Pimpinan Khusus yang dilaksanakan di Hotel Furaya Pekanbaru. Rapat Forum LSM Riau Bersatu mengangkat tema.

 

” Ganyang Kejahatan Korupsi, Pertajam Kontrol Sosial, Dukung Penuh Aparat Penegak Hukum Untuk Membasmi Kejahatan Korupsi dan Kejahatan Kehutanan dan Perkebunan “.

 

Rapat tersebut dihadiri dari unsur pemerintahan, TNI dan Polri, Penasehat Forum LSM Riau Bersatu, dan juga hadir Bapak Gulat Manurung yang juga sebagai pendiri Forum LSM Riau Bersatu

 

Dalam rapat tersebut Tomi Simanungkalit yang juga sebagai pembicara menyampaikan pergerakan-pergerakan apa saja yang telah dilakukan Forum LSM Riau Bersatu, banyak sudah pergerakan – pergerakan yang telah dilakukan oleh Forum LSM Riau Bersatu, oleh karena itu Tomi meminta agar LSM yang tergabung dalam Forum LSM Riau Bersatu agar dapat bersama-sama melakukan kontrol sosial terhadap adanya penyimpangan.

 

Tomi Simanungkalit juga mengatakan kita tidak akan mampu menyelesaikan satu persoalan kalo kita berjalan Sendiri-sendiri, karna kita tau yang kita hadapi ini bukan perusahan kecil, tapi perusahaan yang memiliki kekuatan besar, jadi kita harus bersatu dalam melakukan kontrol sosial untuk menyelesaikannya dengan hasil yang baik.

 

Robert Enriko Nababan Selaku Ketua Umum Forum LSM Riau Bersatu menyampaikan kepada peserta rapat bahwa Rapat ini diadakan guna membuka ruang bagi LSM untuk bersama-sama melakukan tindakan nyata untuk kepentingan dan kebaikan masyarakat menyeluruh, kita harus bangga sebagai Aktivis LSM, kita bukan diskriminatif, jadi tidak ada alasan untuk takut melakukan kontrol sosial demi kepentingan masyarakat. Saya siap berada di garda terdepan namun harus disertai dukungan dari rekan-rekan sekalian. Saya akan lebih kuat kalo rekan-rekan ada bersama saya, memberikan dorongan dan dukungan kepada Saya, dan sebaliknya saya juga akan bisa mati konyol kalo rekan-rekan jauh dari Saya.

 

Terkait masih banyaknya pengancaman, penganiayaan bahkan pembunuhan terhadap Aktivis LSM, Beliau meminta kepada aparat penegak hukum untuk lebih tegas dan lebih profesional dalam melakukan proses hukum terhadap kasus yang menimpa Aktivis LSM sampai ke akar-akarnya.

 

Beliau juga mengatakan agar pejabat pemerintah dan perusahaan untuk tidak perlu alergi terhadap LSM, karna Kami hanya melakukan kontrol sosial demi kepentingan masyarakat dan kemajuan Bangsa. Robert enriko juga mengatakan tidak ada sedikitpun naluri pergerakan saya untuk berhenti. Saya akan tetap lakukan dengan keinginan kita bersama demi kepentingan masyarakat. Jangan biarkan Saya berjalan sendiri, dan jangan pernah bergerak mundur untuk kepentingan bangsa dan negara, terkhusus untuk kemajuan Riau.

 

Robert Enriko juga mengatakan bahwa Aktivis LSM itu adalah salah satu tugas yang sangat mulia, karna LSM tidak diberikan anggaran dan tidak diberikan gaji, namun LSM tetap siap dan berani melakukan fungsi-fungsi kontrol sosial terhadap persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat yang terabaikan. Kita harus bangga, karna kita bagian dari terciptanya kemajuan dan pembangunan Bangsa.

 

Demo Sumarak Sigalingging selaku Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Provinsi Riau yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan sangat mengapresiasi terlaksananya Rapat Pimpinan Khusus Forum LSM Riau Bersatu, Sigalingging juga mengatakan mendukung pergerakan dari Forum LSM Riau Bersatu, dan siap bekerja sama dengan Forum LSM Riau Bersatu untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginan masyarakat dan apa yang menjadi keluhan masyarakat dalam bentuk pemberitaan, FPII siap menggaungkan pergerakan Forum LSM Riau Bersatu dalam bentuk pemberitaan yang bijak, cerdas dan membangun.

 

Robert Enriko diakhir penyampaiannya juga menyampaikan akam adanya rencana untuk mengadakan seminar tentang korupsi, dan semoga rencana ini bisa terlaksana. Menutup penyampaiannya, Robert Enriko berharap kedepannya Forum LSM Riau Bersatu ini akan lebih di isi oleh orang-orang yang cerdas dan orang-orang yang berani, tutupnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *