Puskesmas Kabil Adakan GERMAS Melalui Olahraga Untuk Karyawannya

Batam, Kepri (mediakomentar.com) Tes kebugaran jasmani adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan mengukur sejauh mana kemampuan kebugaran jasmani orang tersebut dan mengetahui tingkat kebugaran jasmani yang dimiliki. Menjaga kesehatan dan kebugaran adalah salah satu hal yang wajib dilakukan oleh setiap orang.

Terdapat serangkaian langkah tes yang bisa kita lakukan dengan tujuan mengukur tingkat kebugaran jasmani masing-masing. Fungsinya agar kita bisa menganalisa apakah gaya hidup kita baik atau tidak, jika hasilnya tidak maka kita seharusnya memperbaiki pola hidup.

Puskesmas Kabil sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama harus mampu memberikan contoh terhadap masyarakat langsung bagaimana menjaga kebugaran maupun kesehatan langsung pada karyawan. Tentu hal ini mendorong agar terwujudnya “GERMAS” yaitu Gerakan Masyarakat Hidup Sehat melalui kegiatan-kegiatan olahraga yang dilakukan karyawan Puskesmas.

Tes kebugaran karyawan Puskesmas Kabil dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 27 Maret 2021 yang ikuti oleh sebagian Karyawan Puskesmas di Lapangan. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui peserta tes kebugaran yaitu :

  • Pengisian Tes Par-Q;
  • Pengukuran Tekanan Darah, Denyut Nadi, Berat dan Tinggi Badan;
  • Peregangan;
  • Tes Kebugaran;
  • Penghitungan VO2Max;
  • Pengukuran menggunakan metode RockPort yaitu lari, jalan cepat, ataupun jalan secara konstan dengan jarak 1,6 km. Rute yang akan diambil adalah mengelilingi Lapangan .

Setelah selesai, waktu tempuh akan diukur sesuai dengan umur kita dan akan menghasilkan nilai VO2Max. Dan nilai VO2Max itulah yang akan menginterpretasikan apakah tubuh kita Baik, Cukup, Kurang ataupun Kurang Sekali.

Kegiatan tes kebugaran ini juga mendapat sambutan yang baik oleh Kepala Puskesmas Kabil dr Sanny Tiurni Ari MKKK

“Hari ini kita akan melaksanakan Tes Kebugaran Karyawan untuk mengukur sejauh mana tingkat kebugaran tubuh kita selaku petugas kesehatan. Tes ini dilaksanakan sedianya dua kali dalam setahun, jika dimungkinkan akan kita laksanakan setiap tiga bulan sekali. Dengan mengetahui kebugaran kita, dengan menjaga kebugaran kita dalam menjalankan tugas kita sebagai petugas kesehatan dapat lebih optimal. Hal ini dapatdimanfaatkan sebaik mungkin, selain sifatnya sebagai pengukuran, kegiatan inijuga dapat dimanfaatkan sebagai refreshing kita.”

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kesehatan dan kebugaran karyawan sehingga dapat optimal melaksanakan tugas untuk melayani masyarakat. (Irma/red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: