Proyek Normalisasi Di Desa Bangun Sari Amburadul,Diduga Asal Jadi

Batubara, Sumut (mediakomentar.com) – Akibat  dikerjakan  asal jadi  proyek dana  normalisasi   kab  batu bara  terlihat  amburadul .  Sehinga  sang  operator  atau  tim dilapangan  tidak  mengenal lokasi  tersebut bagaimana  nantinya  saat  musim hujan  datang  ,, dimana  posisi  untuk  saluran ditutup .

Menurut  dari  beberapa  warga  dusun IV sidorejo  desa Bangun sari kecamatan Datuk Tanah datar  Kabupaten Batu Bara  ,  memang  betul betul  amburadul  dikerjakan . Sebab  amburadul  , karna  banyak  lokasi  lokasi  disaat  pengerjaan  yang tidak  dirapikan ,  seperti ,,  batang  sawit berlempar  ,,  korekan  tanah  untuk tanggulnya  tidak dirapikan ,, dan banyak lagi  yang harus   diperbaiki .  Ungkapan  warga kepada  Lsm  mitra  saat  ditanyain.

Lanjut  warga  kepada  Lembaga Swadaya  masyarakat  (Lsm MITRA),Mediakomentar.com,surat kabar Tumpas dan media ICW post menegaskan ,, bahwa  alat berat yang  mengerjakan   proyek  normalisasi  didusun  IV  sidorejo  desa Bangun sari yang  panjangnya  tidak ada diinformasihkan  alias  gelap ,,  hendaknya  rehap  ulang ,, dan  diberikan  saluran  pembuangnya .   Agar  dihari penghujan tidak menjadi  kolam. Sebab  menjadi kolam,dikarnakan  air yang  dari  segala  penjuru  saat  musim hujan  turun dapat  mengalir  masuk kedalam parit  yang dinormalisasikan .  Karna  kalau  korekan  tetap  seperti  itu  tidak  dapat mengeluarkan  air .   Bukanya  membuang  air  tetapi membuat  benduangan  air .  Maka  dari  itu   pihak  pihak  yang  terkait  hendaklah  berupaya  untuk  ambil  sikap  dan pengendalianya . UntUk  apa  dinormalisasikan  jikalau  musim hujan  tetap  juga  kebanjiran  pungkas  warga merasa  kesal yang tidak mau namanya disebutkan.

Dilain  sisi  masih diseputaran desa Bangun sari kecamatan  Datuk Tanah datar Kabupaten Batu Bara .  Salah  satu warga yang  berdomisili  dilokasi  yang rawan  banjir seketika musim hujan datang  ,, mewakili  beberapa  warga  dusun  IV Sidorejo  desa Bangun sari kecamatan Datuk Tanah datar  Kabupaten Batu Bara,,  kebetulan  seorang  anggota tim investigasi  DPP  LSM  MITRA   yang  bernama  Rahmat ,,  tegaskan .   Menurut  rahmat  ,,  alat  berat  yang  bekerja  dengan angaran  dana  normalisasi sumber APBD Batubara  ,,  dikerjakan  tidak  sepenuh  hati ” diduga  tidak  sesuai spesifikasi kerja  ,,  mereka  tidak  tau  bagaimana  dampak  kedepanya seketika  musim hujan turun .  Yang  mereka  fikirkan  hanyalah keuntungan .  Bagaimana  bisa kerja  cepat  untung  banyak .

Diharapkan kepada  pihak-pihak  yang terkait  terutama bapak bupati kabupaten  Batu Bara  ,, hendaklah  pikirkan  warga  yang megeluh  akibat banjir  dan  perbaiki kembali  pekerjaan  normalisasi yang  asal jadi alias amburadul, tepatnya  didusun IV  sidorejo desa Bangun sari  kabupaten  Batu Bara  Sumatera utara.  Tegas  Rahmat(AN)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: