Presidium GMPC Menolak Pelaku Bom Bunuh Diri Di Makamkan Di Medan

Medan (mediakomentyar.com) Terjadinya bom bunuh diri di mapolrestabes medan baru-baru ini membuat publik menjadi marah dan mengecam tindakan tindakan teror di sumatera utara khususnya kota medan.

” Hal ini sangat membahayakan masyarakat ketika radikalisasi yang menimbulkan dampak dan efek domino dari pemahaman yang radikal ini, masyarakat menjadi was was akibat teror pelaku bom bunuh diri ini ” kata Presidium Garuda Merah Putih Community (GMPC) Sumatera Utara Dedi Harvisyahari Di Medan, Minggu (17/11/19)

Akibat dari pemahaman yang negatif dari para oknum-oknum tertentu yang terus menerus menebarkan faham radikal ini dan menjadikan korban-korban pemahaman radikal ini menjadi martir untuk melakukan tindakan-tindakan dalam bentuk teror terhadap masyarakat dan merongrong wibawa pemerintah.

Banyak masyarakat termasuk saya meminta agar pelaku bom bunuh diri ini tidak di makamkan atau di kuburkan di medan, karena apa yang di lakukan pelaku sangat merusak nilai-nilai agama terutama agama islam. Saya menentang terhadap pelaku bom bunuh diri ini di kuburkan di perkuburan umum muslim. Karena bagi saya perbuatannya itu bukan mencerminkan muslim sejati.

Masyarakat Medan di harapkan untuk mempercayakan kasus bom bunuh diri ini kepada aparat keamanan agar para pelaku radikal yang lainnya bisa di tangkap dan dihukum seberat-beratnya, dan ingat ajaran islam atau agama yang lainnya tidak mengajarkan sesuatu kekerasan dalam memahami kitab sucinya, namun pemahaman pemahaman yang radikal ini dapat di cegah dan di tangkal secara dini oleh instansi keagamaan yang ada. (red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: