Polsek Labuhan Sudah Grebek Lokasi Judi, Ada Barang Sitaan Tapi Belum Ada Kabarnya Di Jadikan Tersangka

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Polsek Medan Labuhan Polres Belawan Sumatera Utara pada hari selasa (5/1/2021) melakukan penggerebekan lokalisasi judi di Kel. Mabar Kec. Medan dengan didampingi unsur Muspika di dua titik.

Dalam pemberitaan di beberapa media bahwa penggerebekan dilakukan di beberapa titik dengan hasil di amankan barang bukti 3 unit mesin ketangkasan Tembak Ikan dan 10 unit Mesin dingdong. Tapi sayang, tidak ada informasi jika ada yang ditetapkan tersangka bagi pengusaha judinya ataupun dijadikan DPO.

Sedangkan sebelumnya pada hari minggu (3/1/2021) para emak-emak dan masyarakat lainnya di Mabar melakukan penggerebekan judi di lokalisasi judi di daerah Mabar. Dimana rekaman video penggerebekan tersebut sangat viral di media sosial. Dan dalam video tersebut para emak-emak melakukan tindakan pengrusakan mesin ketangkasan judi tersebut di lokalisasi.  Hal tersebut dilakukan agar mesin tersebut tidak akan bisa dipergunakan lagi. Dan para suami dari ayah anak-anaknya tidak lagi berjudi sampai tidak memberikan uang belanja.

Walau para emak-emak dan warga mengetahui siapa pengusaha judinya untuk dijadikan tersangka, tetapi tidak mempunyai hak untuk menahannya apalagi dijadikan Daftar Pencarian Orang (DPO) untuk ditahan. Jadi hanya sebatas merusak mesin ketangkasan judi tersebut saja.

Berbeda dengan pihak kepolisian, hak dan kewajiban menangkap dan membuat daftar DPO untuk pelaku kriminal ada institusi di Kepolisiannya. Tetapi masyarakat luas tidak mendengar pemberitaan di media adanya Tersangka Pelaku/Pengusaha judi yang ditahan disaat Polsek Medan Labuhan beserta Muspika melakukan penggerebekan di Kel. Mabar Kec. Medan Deli. Dan dalam postingan dimedia tidak menceritakan adanya mesin ketangkasan yang diamankan di rusak di maupun dihancurkan di lokasi judi tersebut.

Untuk memastikan simpang siurnya cerita yang bekembang paska penggerebekan Polsek Medan Labuhan tersebut, redaksi menghubungi Bapak Afrandi Siregar (Lurah Mabar). Dalam pembicaraan via selular Lurah yang Ramah dengan warga ini mengatakan kalau

“memang ada penggerebekan oleh Pihak Polsek Medan Labuhan di Lokasi Judi, sedangkan pihak Muspika hanya mendampingi saja. Ada 3 unit mesin ketangkasan judi Tembak Ikan dan 10 Unit mesin dindong yang disita dan diamankan pihak Polsek” jelasnya

Dan lokasi judi tersebut kami pihak kelurahan sudah memberitahukan kepada pihak pengelola agar menghentikan kegiatan judi tersebut. Dan bahkan di surati sejak bulan nopember sudah di surati. Sedangkan untuk adanya yang ditetapkan tersangka maupun DPO, itu gawennya (wewenang) pihak Polsek” tambahnya lagi.

Selanjutnya awak media mencoba untuk menghubungi Kapolsek Labuhan Bapak Edy Safari melalui selular (WA) hari Rabu tanggal 6 Januari 2021 pukul 22.21 WIB sampai berita ini diterbitkan Sabtu tanggal 9 Januari 2021 pukul 11.30 WIB belum mendapatkan balasan apapun hanya sebatas ceklis 2.

Konfirmasi yang ditanyakan pada chat WA tersebut terkait keberadaan mesin judi yang disita diamankan dimana dan apakah ada tersangkanya maupun yang dijadikan DPO. (Rizal/Red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: