PK-5 Dulu Pakai Tenda, Sekarang Pakai Mobil

Medan (mediakomentar.com) – Mungkin sudah pengaruh zaman semakin berkembang. Jika dulu pedagang kaki lima (PK-5) menggelar dagangannya dengan menggunakan meja atau beralaskan terpal lalu di tutupi oleh tenda. Saat ini PK-5 menggelar barang dagannya sudah memakai mobil dan diparkirkan dinggir jalan.

Banyak kita lihat di pinggir jalan di tengah Kota Medan, contohnya di Jl. Kapten Muslim Kec. Medan Helvetia (foto, 28/7/2019/red). Para pedagang pulsa banyak sudah memakai Mobil dengan memakai badan jalan. Bahkan Badan jalan yang diambil bukan hanya sebatas mobilnya saja, tetapi di tambah dengan plank jualannya.

Begitu juga dengan di Di Jl. T. Amir Hamzah Kec. Medan helvetia, Para pedagang Kolak durian dingin juga menggunakan mobil untuk memnjajakan barang dagangannya. Diperparah lagi para pedagang tersebut menggelar kursi dan meja di Trotoar. Seolah-olah yang mereka lakukan sudah mendapat izin dan dibenarkan oleh Pemerintah. Karena perbuatan ini sudah bertahun-tahun berjalan.

Menurut salah seorang pembeli paket pulsa yang tak mau disebutkan namanya bahwa “kehadiran para penjaja penjual paket pulsa yang dipinggir jalan lebih memudahkannya untuk bertransaksi. Karena sambil lewat bisa langsung beli dan kadang tidak perlu turun dari kenderaan. Sedangkan masalah para penjualan paket pulsa ini yang menggunakan bahu jalan, dibenarkan atau tidaknya hanya pemerintahlah yang tau” terangnya

Jadi, masihkah kita memandang bahwa PK-5 berdagang dengan memakai fasilitas umum di jalan raya tergolong pedagang kecil dan hanya berdagang untuk memenuhi kebutuhan perut sejengkal?

Yang pasti sebagian jalan raya dan trotoar di Kota Medan yang semestinya milik umum, sudah menjadi lahan empuk sebagian orang untuk mencari rizqi dengan masih misterinya siapa yang mengkoordinirnya. (red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: