Penyataan T. Maya Plt Dirop PD. Pasar Kota Medan Membingungkan dan Tak Benar

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Beberapa waktu lalu Plt Dirop PD. Pasar Kota Medan di media online ternama di Kota Medan terbitan 24 Februari 2021 akhirnya menjadi blunder dikalangan Pegawai dan juga pedagang dan mendapat tanggapan dari Ketua LSM MITRA.

Dimana dalam pernyataannya, T. Maya Mahdani mengatakan bahwa :

  1. Pasca pengunduran diri dua Plt Direktur tersebut, tidak ada operasional PUD Pasar yang terganggu (Normal)
  2. Dua Plt Direktur PUD Pasar yang mengundurkan diri sudah tidak lagi bertugas sejak 25 Januari 2021.
  3. 11 PHL yang dimaksud merupakan PHL yang diajukan sejak Januari 2021 pada saat Plt Direktur Utama (Dirut) yang menjabat adalah Khairul Azhar Daulay.

Untuk kalangan karyawan PD. Pasar Sendiri (yang tak mau disebutkan namanya) mengatakan bahwa jangan ada statmen apapun dululah. Biar Walikota Yang baru menilai semua ini. dan tunggu keputusan apapun yang diberikan Walikota yang terpilih Boby Afif Nst.

Melalui selular, menanggapi hal ini, Senin (1 Maret 2021) Ketua DPP LSM Mitra Bung Alaiaro Nduru, SH mengatakan :
Sebaiknya Para Plt. Direksi PD. Pasar Kota Medan saat ini lebih baik mengambil langkah bijak dengan membuat statmen setelah ada keputusan resmi secara tertulis dari Pemko Medan. Sebab perbedaan birokrasi Pemerintah itu bukan sekedar cakap-cakap saja, melainkan diikuti dengan bukti tertulis.

Informasi yang didapat Tim LSM Mitra dilapangan terkait pernyataan yang pertama yang mengatakan tidak ada operasional yang terganggu (Normal) merupakan pernyataan yang tidak benar. Sampai saat ini akibat permasalahan internal PD. Pasar Kota Medan masih banyak Surat Izin Pemakaian Tempat Berjualan (SIPTB) yang di urus pedagang melalui Kepala Pasar belum ada yang selesai. Dikarenakan belum mendapat keputusan yang pasti siapa yang berhak menanda tanganinya.

Pernyataan yang ke dua yang menyatakan Plt. Direktur yang mengundurkan diri tidak bertugas sejak 25 Januari 2021. Pernyataan ini juga membingungkan, apalagi sebenarnya T. Maya Mahdani yang juga sampai saat ini menjabat Kepala Satuan Pengawas Internal (Ka. SPI), apa dasar bukti tertulis yang dia (T. Maya Mahdani) miliki untuk mengatakan pernyataan tersebut? Sebab diketahui bahwa seluruh Plt. Direksi diangkat oleh Walikota selaku pimpinan tertinggi di Pemko Medan dan PD. Pasar merupakan salah satu Perusahaan Daerah Milik Pemko Medan.

Jadi harus ada dulu pernyataan tertulis secara resmi dari Pemko Medan bahwa pengunduran diri 2 Plt Direksi tersebut yang ditanda tangani oleh Walikota Medan dan Pemko Medan pasti meimilih atau menunjuk penggantinya. Sedangkan sampai saat ini pengganti 2 Plt Direksi tersebut tidak ada.

Untuk pernyataan yang ketiga ini lebih membingungkan lagi. Dimana untuk pegawai 11 orang yang baru masuk Menurut T. Maya diajukan di bulan Januari 2021 pada masa Plt. Dirutnya Khairul Azhar Daulay.

Berdasarkan data yang berhasil didapat Tim bahwa untuk kesebelas Pegawai yang baru masuk tersebut ditanda tangani oleh Plt. Dirut PD. Pasar yang saat itu di jabat oleh Pak Nasib tertanggal 19 Oktober 2020 dengan Nomor Surat yang diterbitkan di Tahun 2020 juga. Pada tanggal penanda tanganan Surat Keputusan Penerimaan Pegawai tersebut T. Maya Mahdani masih menjabat KA. SPI yang bertugas yang dikenal di kalangan internal PD. Pasar Kota Medan sebagai Inspektoratnya PD. Pasar. Jadi hal yang tidak mungkin jika dia tidak tau akan hal ini, pasti dia tau.

Untuk pernyataan persoalan yang ke-3 ini, memang sangat sulit untuk dibahas, belum lagi semestinya gaji pegawai tersebut sudah harus diterima sesuai dengan kalimat yang ada di SK tersebut yang berlaku sejak ditanda tangani. Berdasarkan informasi yang didapat, sampai-sampai inspektorat Kota Medan turun tangan ngecek langsung ke PD. Pasar Kota Medan. Belum ada pernyataan resmi juga dari Pemko Medan terkait yang ini, malah T. Maya Mahdani (Plt Dirop) sudah berani membuat pernyataan ini dimedia dan sudah melebihi Walikota Medan” tutupnya (red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: