Pemko Medan Salah Pilih Plt. Direksi Perum (PD) Pasar Kota Medan

Medan, Sumut (mediakomentar.com) –  PD. Pasar Kota Medan yang saat ini berubah nama menjadi Perusahaan Umum Pasar (Perum Pasar) Kota Medan, membuat ulah yang membuat para karyawannya resah dan marah.

Dimana para Jajaran Pimpinan Perusahaan semestinya memikirkan dan berjuang untuk kemajuan Perusahaan, dinilai oleh beberapa Karyawan dianggap tak perduli dan hanya mementingkan dirinya sendiri saja.

Polemik kali ini yang ditimbulkan, munculnya pegawai baru yang diterima di bulan oktober 2020 yang ditanda tangani oleh Bapak NASIB sebagai Plt. Direktur Utama PD. Pasar Kota Medan. Dan hal ini juga yang dianggap sebagai Pemicunya persoalan yang sampai saat ini, para Karyawan Perum Pasar belum menerima gaji.

Sudah semakin parah Perum Pasar ini bang, Persoalan lama malah ditimbulkan kembali, sudah seperti Kapal kebanyakan peumpang, malah ditambah lagi” kata seorang pegawai yang tidak bersedia disebutkan namanya (red) di media, selasa (26/01/21).

Informasi yang didapat awak media bahwa, penambahan pegawai tersebut ditanda tangani Pak Nasib pada tanggal 19 Oktober 2020. Dan pada bulan ini Pak Nasib akan pensiun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dimana pada saat itu beliau selaku Plt. Dirut PD. Pasar Kota Medan, juga merupakan  Kabag Keuangan Pemko Medan dan Badan Pengawas Perusahaan Daerah Pemko Medan.

Entah apa yang ada dalam pemikiran Pak Nasib saat itu, sehingga beliu mau menanda tangani SK Direksi PD. Pasar Kota Medan terkait penerimaan Pegawai. Dan konon katanya, SK yang ditanda tangani tersebut sampai 10 (Sepuluh) SK bahkan kemungkinan lebih.

Sementara terkait telah banyaknya pegawai di PD. Pasar Kota Medan, pada bulan Juli 2019 Inspektorat mendatangi Pasar-pasar yang dibawah naungan PD. Pasar Kota Kota Medan untuk mengecek jumlah pegawai. Dan hasilnya menyimpulkan bahwa PD. Pasar Kota Medan saat itu memang kebanyakan Pegawai sehingga diminta untuk mengevaluasi ulang keberadaan pegawai tersebut.

Persoalan memasukkan Pegawai ini juga pernah terjadi di Januari 2020. Dimana pada saat terjadi polemik pergantian Tampuk Kepemimpinan di PD. Pasar Kota Medan dari RS ke Nasib, ada juga keluar SK Penerimaan Pegawai maupun naik golongan yang ditanda tangani oleh RS sebelum tanggal polemik tersebut (selasa, 21 janurii 2020).

Imbas dari kejadian ini, para karyawan PD. Pasar Kota Medan belum bisa menerima gaji terkait berapa jumlah uang yang akan dikeluarkan dan apakah pegawai yang baru tersebut akan dimasukkan dalam hitungan pengeluaran PD. Pasar Kota Medan saat itu.

Nah, kejadian lagi hal yang sama di bulan Januari 2021. Tahun 2021 PD. Pasar yang berganti menjadi Perum Pasar Kota Medan, Para Karyawannya belum menerima gaji. Dan ini diduga terkait adanya Pegawai baru yang masuk dan baru diketahui oleh kalangan karyawan di bulan Januari. Sementara menurut SK yang diberikan kepada para pegawai tersebut di tanda tangani bulan Oktober 2020.

Pertanyaan yang muncul

“Apakah selama bulan Nopember dan Desember para pegawai baru tersebut menerima gaji dan sudah mendapat persetujuan Badan Pengawas? Dimana selama ini mereka (Pegawai baru) di tugaskan? Kog gak pernah nampak dan baru muncul di bulan januari 2021” Terang Pegawai Perum Pasar Kota Medan (Nara Sumber) kepada awak media, selasa (26/01/21)

“Lebih parah lagi, Adanya kami mendengar Pengurus tinggi dari Serikat Pekerja Pegawai Pasar Medan (SP3M) yang ikut memasukkan orang sebagai Pegawai baru di Perum Pasar ini. Parah! Bukannya mementingkan Perusahaan dan karyawannya saat ini, malah memperkeruh keadaan. Kemana Ka. SPI selama ini selaku Satuan Pengawas Internal Perusahaan? Apa mungkin terlibat juga dalam memuluskan persoalan ini?, Salah Pilih Plt. Direksi Pemko Medan Bang” tambahnya lagi.

Untuk memastikan hal ini, Redaksi mengkonfirmasi hal ini melalui Chat WhatsApp (WA) kepada para Plt. Direksi Perum Pasar yaitu, SL (Plt. SDM & Dirbang/Kabag Umum), TM (Plt. Dirop/Ka. SPI), KD (Plt. Dirut/Kabag Personalia) pada hari selasa tanggal 26/01/2021, sekitar pukul 21.00 WIB tetapi sampai saat berita ini di terbitkan, Jumat (29/01/21) sekitar pukul 11.30 Wib, Redaksi belum mendapat balasan apapun hanya ada tanda ceklis 2 dan ada yang sudah berwarna biru. (red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: