Parah! Jika Kesadaran Kebersihan Sudah Tidak Ada

Medan (mediakomentar.com) Sebenarnya budaya, watak atau merasa hebat jika sudah bisa melakukan perbuatan yang salah dengan melanggar hukum dan norma sosial di masyarakat.

Kebersihan adalah sebahagian daripada iman, nampaknya bukan semboyan ini tidak cocok diberikan kepada masyarakat yang tidak perduli dengan kebersihan.

Sudah Diberi spanduk larangan jangan membuang sampah di lokasi tersebut. Masih ada saja masyarakat yang tetap membuang sampah. Padahal lokasi tersebut merupakan lahan pribadi milik seseorang yang kosong.

Seperti halnya di Jl. Gatot Subroto km 5 tepatnya di Gg. Dermawan Kel. Sei Sikambing CII Kec. Medan Helvetia /Medan. Sewaktu awak media melintasi lokasi tersebut, Jumat (18/10/19) nampaknya jelas sudah terpampang spanduk yang /bertuliskan “Dilarang Buang Sampah Disini” yang dipasang oleh Keplingnya. Tetapi tumpukan sampah masih nampak jelas berserakan dan menimbulkan aroma yang tak sedap jika di lalui.

Lain lagi halnya di Jl. Pembangunan Kel. Helvetia Timur Kec. Medan Helvetia. Masyarakatnya membuang sampah malah dipinggir jalan raya. Dan itu berada di kiri kanan bahu jalan. Jika di lokasi jalan ini sama sekali tidak ada spanduk yang bertuliskan larangan membuang sampah.

Menurut warga sekitar bahwa “sampah-sampah yang bertumpukan ini selalu diambil mobil kebersihan setiap harinya. Tapi sebenarnya lokasi sampah itu bukan tempat pembuangan resmi. Dikarenakan lokasinya bukan didepan rumah warga yang terbuka, melainkan tertutup pagar tembok makanya banyak orang sekalian lewat membuang sampahnya disana. Inilah jika Kesadaran akan Kebersihan sudah tidak ada, Parahlah jadinya bang” terang warga. Jumat (18/10/19)

Yang sudah dipasang spanduk dilarang buangsampah saja, masih ada masyarakat membuang sampah dilokasi tersebut. Apalagi jika tidak ada spanduk larangan. Memang Parah betul membuat masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *