Pantaskah, Baleho Rokok Di Tempelkan Di Tiang Milik Negara?

Sunggal-Deli Serdang (mediakomentar.com) – Sewaktu awak media melintasi jalan Medan-Binjai, tepatnya di kilometer 11 sampai dengan di kilometer 12 menuju Binjai. Terdapat suatu pemandangan yang membuat awak media menjadi heran (rabu, 3/7/19.

Sepanjang 1 kilometer ini, terdapat beberapa Baleho rokok berdiri tegak dengan menumpang pada tiang listrik yang berdiri di pulau jalan.

Dengan menggunakan kayu ukuran 1×2, baleho rokok milik perusahaan swasta tersebut bisa menempel di tiang listrik yang harganya jutaan rupiah, yang dananya diambil dari uang pajak rakyat.

Pertanyaannya adalah.

1. Apakah memang ada peraturan yang membenarkan bahwa baleho tersebut bisa di tempelkan ditiang listrik milik negara? Jika memang bisa dibenarkan, berarti siapapun bisa melakukan hal yang sama.

2. Tetapi jika tidak ada peraturan yang membenarkan tersebut, Mengapa baleho tersebut bisa menempel di tiang listrik dan dibiarkan terus tanpa ada yang tau sampai kapan batas waktunya habis? Seolah-olah ini resmi dan ada pemberitahuan kepada Pemerintah setempat. Dan berapa sudah dibayarkan Perusahaan rokok tersebut?

3. Terlepas ada tidaknya peraturan yang membenarkan baleho tersebut yang bisa menempel di tiang listrik negara yang didapat dari uang pajak rakyat, apakah pantas menurut mata dan kecemburuan masyarakat jika baleho tersebut menempel di tiang listrik dengan hanya menggunakan kayu 1×2?

Sedangkan menurut masyarakat sekitar dan pengguna jalan, bahwa mereka tidak melihat kapan persisnya dan jam berapa baleho dipasang. Yang jelas di pagi hari sudah ada berdiri (rabu,3/7/19).

Sampai berita ini diterbitkan awak media belum bisa mengkionfirmasi pihak instansi terkait mengenai hal ini (baleho) bisa diizinkan berdiri dan menempel  di tiang listrik negara. (novrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *