Orang Tua: Kami Tak Ingin Anak Kami Masuk OKP

Medan (mediakomentar.com) – Bentrokan antar Organisasi Kepemudaan Antara Ikatan Pemuda Karya (IPK) dan Pemuda Pancasila (PP) di Jl. Begadai Kec. Medan Timur (10/8), akhirnya menimbulkan pertanyaan yang mendalam di kalangan masyarakat luas dengan pertanyaan “Apa Gunanya Kehadiran OKP ataupun Ormas di Masyarakat?”

Redaksi mencoba mencari pendapat beberapa masyarakat awam tentang kehadiran para Ormas maupun OKP. Hasilnya, selain mereka tidak mau menyebutkan namanya karena takut di terror tetapi hasil komentarnya  sangat mengejutkan sekali.

Beberapa orang tua yang lagi nongkrong di Warung Kopi Jl. Karya Kel. Karang Berombak, Minggu (12/8) bahkan khawatir jika anaknya masuk OKP dengan alasan sering terjadi bentrok antar OKP.  “Saya tidak pernah terpikir bahkan punya keinginan agar anak kami masuk OKP saat ini, karena yang kami nampak bahwa para OKP tersebut lebih sering bersifat arogan dilapangan bahkan lebih sering meminta uang dengan sedikit pemaksaan dengan modus segala kegiatan untuk pembinaan.

Untuk Pembinaan apa? Yang ada lebih sering kami lihat duduk-duduk sambil meminun- minuman keras bahkan mungkin juga mengkonsusmsi narkoba. Bahkan OKP inipun sudah ada di Kampus-kampus di Medan ini. Kalau kehadiran para Ormas dan OKP ini membantu anak kami menjadi lebih baik etikanya, bagi kami selaku orang tua tidak masalah. Tapi yang kami lihat tidak sedemikian.” Ungkap mereka.

“Kami mohon kepada Pemerintah kekhawatiran kami selaku orang tua tentang keberadaan Ormas maupun OKP, sebaiknya Pemerintah harus mengkaji ulang keberadaannya. Jika memang dibutuhkan keberadaan Ormas maupun OKP dikalangan masyarakat oleh Negara Republik Indonesia ini, sebaiknya ada pembinaan langsung dari Pihak Kepolisian maupun TNI agar mempunyai jiwa kebangsaan dan berguna di kalangan masyarakat dan bangsa. Jika hanya menjadi keresahan di masyarakat baik secara moral maupun material, lebih baik di bubarkan saja” tambahnya lagi sambil menutup pembicaraan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *