Oknum Kades Lasara Sawõ Diduga Tarik Pungli Raskin Ke Warga Miskin

Nias Utara (mediakomentar.com) – Penyaluran Beras miskin ( Raskin ) yang diperuntukkan bagi ratusan kepala keluarga miskin didesa lasara sawõ, Nisut diduga dipungut uang oleh kades lasara sawõ An Agustinus Telaumbanua.
Pemberian beras oleh pemerintah diperuntukkan warga miskin seharusnya secara gratis

Dalam penyaluran beras raskin perkepala keluarga penerima sebesar karung beras atau total 60. Oleh oknum kepala desa lasara sawõ diwajibkan untuk membayar uang sebesar Rp 6.000,- Jika tidak bersedia maka warga yang bersangkutan tidak akan menerima jatah raskin, walaupun yang sebenarnya ada namanya dalam penerima raskin.

Salah seorang warga Desa Lasara Sawõ Kec Sawõ yang enggan namanya ditulis saat ditemui selasa 9/7/2019 beras raskin merupakan beras bantuan dari dinas sosial. Yang sesampainya didesa, kepala desa meminta uang ke masyarakat penerima raskin Rp 6.000,- per kepala keluarga maka beras tersebut tidak kebagian jatah ungkap salah satu warga.

Beberapa warga penerima raskin yang tidak pernah menerima sama sekali selama 2,5 tahun kurang lebih menjabat sebagai kades lasara sawõ. Warga tersebut setelah mendengar nama-nama mereka ada didaftar penerima Raskin sangat kesal dan marah-marah. Dikemanakan kades rakin jatah warga selama 2,5 tahun lamanya. Kesal salah seorang waga. Jumlah penerima raskin didesa lasara sawõ, kec sawõ sebanyak 268 orang. (Am. Telaumbanua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *