Oknum Kades Bangun Sari Diduga Gelapkan Honor Petugas Gerobak Sampah TA 2020

Batubara || mediakomentar.com – Berdasarkan hasil dari investigasi dilapangan di dapatkan informasi honor petugas gerobak sampah sebesar Rp.18 jt bersumber dari anggaran dana desa tahun 2020 diduga keras oknum kades terindikasi penggelapan,dan beberapa penyelewengan penyalahgunaan sasaran peggunaan Dana Desa(DD) dan Alokasi Dana Desa(ADD)  yang di duga banyak penyimpangan.

Berdasarkan Data Sistem Informasi Desa (SID) Tahun 2020 terupdate adanya anggaran honor petugas gerobak sampah tersebut senilai Rp.18 jt. Namun diduga realiasisinya tidak terpenuhi karena oknum kades bangun sari belum membayarkan honor tersebut kepada petugas gerobak sampai sebagai petugas gerobak sampah pada tahun 2020.

Namun saat beberapa wartawan dan LSM mengkonfirmasi langsung petugas gerobak sampah tahun 2020 berinisial MD mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menerima honor petugas gerobak sampah sepersenpun ungkapnya kepada wartawan Rabu,31/03/2021 melalui telpon selularnya sambil direkam pembicaraannya oleh wartawan.

Disayangkan ” selama  satu ( 1) tahun lebih  sang petugas gerobak sampah dan  pendamping  gerobak  sampah”  merawat dan membawa  gerobak(becak)sampah tersebut  sangat  kecewa dikarenakan belum pernah menerima honor atau insentif pada hal telah dianggarkan dari Dana Desa dan malahan ada seseorang yang  telah mengambil gerobak sampah tersebut dengan  alasan untuk melangsir  bahan entah bahan apa saya tidak tau namun  sampai  saat  ini belum dikembalikan . Namun beredar isu bahwa  becak  gerobak  sampah  tersebut  digantikan  oleh oknum yang  menurut  keterangan dari narasumber adalah adek  dari kades Bangun Sari,kecamatan datuk tanah datar.

Dan sementara dari hasil invitigasi tim awak media dan  LSM  dilapangan, saat mengkonfirmasi salah  seorang dari perangkat  desa  yang tidak ingin di sebutkan namanya memaparkan, bahwa kami selaku  perangkat  desa   tidak tau menahu  urusan anggaran dana tersebut. Dan kami pun tak tau kalau honor  petugas  gerobak sampah  itu ada  . “Seingat  saya  belum ada dibayarkan  oleh kades” .  Memang sebelumnya becak gerobak sampah  tersebut  ditangan pak  kadus dusun dua ( 2)  dari  mulai masa jabatan PJS menjabat .   “”Memang  satu (1 )  tahun lebih pak kadus dusun dua ( 2) itu membawa gerobak sampah tersebut”” . Pungkas  prangkat desa kepada wartawan saat  dikonfirmasi.

Dan beberapa hasil keterangan dari salah seorang mmasyarakat desa Bangun sari  yang nama nya tidak ingin dipublikasikan  mengatakan, ia pun bingung harus jawab seperti apa, karena kalau masalah anggaran, sebagai  masyarakat  jelas  tidak  tau, Karena pengguna angaran adalah  kepala desa, jelas  saja  hal- hal yang sepeti itu tidak mungkin kita ketahui  sebagai masyarakat dan tidak mungkin  diberi  tahu .

Tapi  kalau  becak  gerobak sampah tersebut   memang  kadus dusun II yang membawa. Setahu  saya  sudah satu tahun lebih becak gerobak sampah itu ditanganya . Soal yang lain  saya gak tau . Ungkap warga saat di konfirmasi wartawan.

Kami atas nama  wartawan dan LSM  kabupaten  Batu bara meminta tegas  kepada pihak penegak hukum Kabupaten Batu Bara terutama bupati untuk dapat segera memeriksa ulang dan mengaudit ulang serta memanggil oknum kepala desa  Bangun sari kecamatan Datuk Tanah datar Kabupaten Batu  Bara  atas adanya dugaan penyimpangan DD dan ADD tahun 2020 yg tidak tepat sasaran. (AN01)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: