Membela Masyarakat, Nurmala C. Ginting, SH Malah Jadi Tersangka Dari Pelapor PT. JAPFA

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – PT. Japfa yang memiliki pabrik dan beroperasi di Nagori Bandar Besilam Kec. Bandar Kab. Simalungun, bergerak di bidang Pengolahan peternakan ayam sejak tahun 2014.

Diduga karena seringnya membakar ayam mati, udara sekitar lingkungan perumahan penduduk yang berada sekitar Pabrik PT. Japfa mengalami pencemaran udara dengan yang menimbulkan bau yang tidak sedap.

Sejak berdirinya PT. Japfa di Tahun 2014, masyarakat sekitarpun belum pernah mendapat konvensasi apapun dari pabrik tersebut.

Keterangan diatas sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh Nurmala C Ginting, SH kepada awak media sewaktu bertemu dihalaman Mako Polda Sumatera Utara, selaku mewakili masyarakat disekitar PT. Japfa, kamis (22/04).

Nurmala C. Ginting kepada awak awak media juga mengatakan kebingungannya karena malah dijadikan tersangka oleh Polda Sumatera Utara atas Laporan dari Karyawan PT. Japfa

“Saya bingung, kog malah saya yang dijadikan tersangka dengan sebagai Pelapornya Hastono Imam Teguh yang katanya merupakan salah satu karyawan (Manager) di PT. Japfa. Dan dasar dia melapor, dianggapnya saya sebagai dalang keributan atau yang membuat onar” Jelas Nurmala C. Ginting yang juga merupakan seorang Advokat.

“Saya membantu masyarakat terkait permasalahan ini sudah lebih kurang 1.6 tahun lamanya sampai saat ini. Dan sampai saat ini juga masyarakat belum mendapat kepastian hukum terkait permasalahan pencemaran udara yang ditimbulkan oleh PT. Japfa. Malah Hastono Imam Teguh (Manager) baru melaporkan saya tanggal 7 Oktober 2020 yang dianggapnya saya sebagai biang kerok kerusuhan langsung di proses dan ditanggapi dan saya pulalah yang jadi tersangkanya oleh Poldasu yang ditetapkan pada tanggal 05 Desember 2020 hanya sekali dipanggil dan langsung dijadikan tersangka saat itu juga” Jelasnya.

“Jadi keluhan masyarakat yang saya perjuangkan melalui organisasi Advokat Bersatu Perkumpulan Hukum Lingkungan Hidup dan Pertambangan Nasional (PHLHPN) dimana saya sebagai Ketua Umumnya. Malah yang diproses keluhan pihak Pengusahanya. Jadi seperti membiarkan Pihak PT. Japfa terus berjalan dengan segala aktivitasnya dan juga dengan pencemaran udaranya dan masyarakat terus menghirup udara yang tercemar oleh ulah PT. Japfa” pungkas Nurmala sembari menutup pembicaraan dengan kata aneh dan ada apa ini, apakah ini yang dikatakan hukum tumpul keatas tapi runcing ke bawah?

Sedangkan Pak Kasubdit V Ditreskrimsus Poldasu Kompol Bambang Rudianto di Konfirmasi melalui WA

“Assalamualaikum, pak kasubdit. Izin konfirmasi mengenai surat panggilan S.Pgl nomor 299/IV/2021 atas nama Nurmala C Ginting. Izin konfirmasi mengenai perkembangan kasus ini pak. Ibu Nurmala mengaku kalau kasus ini pernah si SP3 tapi sekarang dibuka lagi dengan kasus yg sama, tapi dipersangkakan dengan pasal yang berbeda. Mohon keterangannya pak. Dari Reza Wartawan Batak pos. Konfirmasi ini mewakili dari teman teman yang lain ya pak.

Itu kasus berbeda dengan LP Berbeda, utk hal jni juga sdh jadi objek prapradilan yg dilakukan  oleh dirinya dan kuasa hukumnya namun hal itu ditolak PN Medan dan kasus bergulir hingga P21 dan dilimpahkan tsk dan BB utk disidang kan di PN Medan” Terang Pak Kasubdit

Sedangkan untuk Jawaban dari pertanyaan tambahan yang dikonfirmasi awak media seperti bawah ini

“berarti bukan karena postingan dia awal yang akhirnya di SP3 ya pak. Ada postingan dia yg lainnya sehingga dia menjadi tersangka lagi ya pak. Benar ya pak?

sampai berita ini diterbitkan awak media belum mendapat balasan jawaban dari  Pak Kasubdit 5 Cybire Kompol Bambang.

(Novrizal/red)

One thought on “Membela Masyarakat, Nurmala C. Ginting, SH Malah Jadi Tersangka Dari Pelapor PT. JAPFA

  • 23 April 2021 pada 08:57
    Permalink

    Sudah…harap paham saya prihatin bila hanya dari narasi,tdk tahu kronologis sebenarnya,tp apapun itu semua kejadian demi kejadian tdk berjalan sendiri sendiri harus secara global disikapi,bila tdk akan berjalan lebih dari yg sekarang. PT.JAP** 2014 hingga saat ini, maka sikapi semua.
    Kebenaran tdk lagi menjadi jaminan dlm mencapai keberhasilan namun jgn pernah keluar dari kebenaran hanya utk menyelesaikan masalah yg ada,karena akan muncul lagi kejadian yg sama beda versi…tetap pada prinsip kebenaran sekalipun banyak hsmbatan dan tantangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *