25 Januari 2022

Masuk Sehat Belum Disidang Tahanan Polrestabes Medan Meninggal Dengan Luka Lebam

Mediakomentar.com | Medan, Sumut - Berawal dari pelapor berinisial RD yang diduga anaknya mendapat pelecehan dengan LP / B / 2326 / XI / 2021 / SPKT Polrestabes Medan / Polda Sumatra Utara tanggal 11 November 2021 ,melaporkan Pelaku berinisial HS (49) warga Komplek perumahan Graha 4 Tanjung Anom pancur batu.

Mediakomentar.com | Medan, Sumut – Berawal dari pelapor berinisial RD yang diduga anaknya mendapat pelecehan dengan LP / B / 2326 / XI / 2021 / SPKT Polrestabes Medan / Polda Sumatra Utara tanggal 11 November 2021 ,melaporkan Pelaku berinisial HS (49) warga Komplek perumahan Graha 4 Tanjung Anom pancur batu.

 

Berinisial HS (49) diamankan 2 scurity komplek perumahan Graha permata 4 Tanjung Anom ketika pihak security ( petugas keamanan) mendengar ada seorang lelaki berumur diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur selanjutnya diamankan dan langsung diserahkan ke pihak kepolisian oleh security.

 

HS pada saat diamankan dan di serahkan kepada pihak kepolisian dalam keadaan sehat tanpa ada penyakit, keterangan ini langsung dikatakan adik korban bernama Hemansyah kepada awak media mediakomentar.com saat berada di rumah orang tua keluarga Duka sekira pukul 12:00 wib.

 

Sementara Foto yang didapat dari pesan  berantai melalui WA, terdapat luka lebam diwajah alm. HS.

 

Menurut keterangan dari beberapa sahabat korban, HS riwayat hidupnya sangat baik mudah bergaul saling tolong menolong dan HS juga tau norma-norma agama. Selain itu HS (korban) sempat berkomunikasi lewat ponsel belum lama ini kepada sahabatnya saling menanyakan keadaan mereka.

 

“Saya sebagai sahabat juga teman dekan beliau kaget mendengar kabar HS meninggal kaget dan sedih serta sangat terpukul. Apalagi setelah kami dengar HS diduga tersandung kasus pelecehan, sungguh kami tak percaya dan di luar nalar sehat kami HS tidak seperti dituduhkan, kata seorang sahabat HS mengenal betul riwayatnya.

 

Dikatakan adik korban bernama Hermansyah (48) sebelum Abang nya HS meninggal dirinya sempat membesuk HS di Polrestabes Medan setelah penangkapan satu hari, dan dua kali dirinya membesuk,” katanya.

 

Sambung Hermansyah, pada saat Abang saya HS sudah ditahan kami pihak keluarga maupun pihak keluarga pelapor sudah mengupayakan untuk berdamai dengan pihak pelapor melalui penyidik.Namun pihak pelapor disuruh kembali esok dan kami pihak keluarga dari HS menyiapkan angka sebesar 5 juta oleh pihak pelapor jelas Hermansyah kepada awak mediakomentar.com. (Novrizal)