LSM Penjara Sumut: Rumah Sakit Jangan Sembarangan Menentukan Pasien Terkena Covid-19

Medan, Sumut (mediakomentar.com) – Dikutip dari keterangan dari Kepala Kantor Staff Kepresidenan Bapak Moeldoko sewaktu mengunjungi salah satu Rumah Sakit di Jawa Tengah “ada RS di Indonesia yang sengaja mencatat pasien ‘positif Covid-19’, padahal tidak terinfeksi sama sekali di hadapan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo” (4/10).

Walau keterangannya mendapat respond yang kurang baik dari pihak rumah sakit, tetapi diaminkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ginanjar Pranowo.

LSM Penjara Sumut melalui Wakil Sekretaris Alexander Tambunan menanggapi persoalan masyarakat tentang Covid pasien yang berobat di Rumah Sakit yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 sementara belum keluar hasil swebnya. Apalagi dimasukkan dalam daftar pasien yang terkena covid-19.

“Walau tidak di diumumkan ke publik, tetapi bagi pihak keluarga akan menjadi ke khawatiran bahkan bisa menduga bahwa Rumah Sakit tersebut terindikasi untuk mendapatkan dana dari Pemerintah terkait covid-19” jelasnya

Tambahnya lagi “Jadi kami meminta kepada pihak Rumah Sakit, jangan cepat sekali memutuskan atau memvonis bahwa pasien tersebut terkena covid-19 sebelum hasil sewb keluar” tegasnya

Sesuai dengan sesuai dengan  INPRES No.6 Tahun 2020 dan Terhindarnya masyarakat terjangkit / terkena Virus Covid -19.

Melalui awak media Alexander Tambunan mengatakan, sesua intruksi Bapak Zulkifli selaku Ketua LSM Penjara DPD Sumut diminta kepada masyarakat “agar selalu memakai Masker, menjaga Jarak / Physical Distancing dan rajin Cuci tangan dengan meggunakan Sabun maupun Hand Sanitazer dan beliau juga menghimbau kkepada masyarakat agar mematuhi Protokoler Kesehatan” tutupnya, senin (30/11)

(red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: