Ketua FPII Korwil Sergai: Diduga Pemdes Durian Seakan Menutupi Informasi Publik Desa

Sergai-SUMUT (mediakomentar.com) Kunjungan Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Kabupaten Serdang Bedagai Sumatera Utara “Bung Solahuddin” bersama rekan mediakomentar.Com ke Pemdes Desa Durian Pulauan Selasa (18/7) dalam rangka melaksanakan kegiatan jurnalistik dan melaksanakan peran Pers.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi hak masyarakat mengetahui informasi seputar layanan informasi publik desa seputar kebijakan peraturan kepala desa dibawah kepemimpinan sdr.Tambah Tuah Purba, atas pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa dan kepentingan masyarakat setempat, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pelaksanaan rancangan penjabaran APBDesa tahun anggaran 2019 dan anggaran APBD perubahan tahun 2019, yang sumber dananya diperoleh dari APBN tahun anggaran berjalan ,serta  inflementasi pelaksanaan kegiatan dimaksud ungkapnya.

Pihaknya melakukan pengawasan, kritik , koreksi dan saran-saran dalam hal -hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan pemenuhan hak masyarakat, badan hukum, pemohon informasi publik desa yang partisipasi, akuntabilitas sebagaimana peraturan komisi informasi nomor 1 tahun 2019 tentang standar layanan informasi publik desa.

“Apakah Pemdes Durian pulauan sudah  menetapkan peraturan desa mengenai keterbukaan informasi publik desa?”jelas Bung Solahuddin.

Pemdes desa durian pulauan (sekretaris desa) yang dikonfirmasi awak media, di kantor desa, selasa (18/6)melalui Sekretaris Desanya mengatakan “selaku bawahan kepala desa setempat, kami tidak berani memberikan   dokumen data foto copy informasi publik desa yang dimohonkan secara lisan oleh pihak bapak, tanpa persetujuan tertulis dan/atau persetujuan lisan dari kepala desa durian pulauan sdr.Tambah Tuah Purba.” terangnya

Lebih lanjut beliau mengatakan “Pihak bapak selaku pemohon informasi publik desa sebaiknya langsung saja meminta dokumen data foto copy yang dimohonkan tersebut kepada pimpinan kami kepala Desa, beliau baru saja keluar pak naik mobilnya, beliau tadi datang koq pak ke kantor desa ini, apa pihak bapak tidak ketemu tadi di jalan jelasnya” tambahnya lagi.

Menurut Sekdes durian pulauan kecamatan dolok masihul bahwa Kepala desa sdr.Tambah Tuah Purba belum menunjuk dan menetapkan Pejabat Pengelola Dokumen dan Informasi (PPID )Desa Durian pulauan yang bertanggung Jawab dibidang penyimpanan, pendokumentasian dan/atau penyedian layanan informasi publik desa untuk diakses oleh publik, badan hukum dan para pemohon informasi publik desa” ungkapnya lagi.

Kuat dugaan Pemdes Desa Durian pulauan dibawah kepemimpinan sdr.Tambah Tuah Purba, selaku badan publik, belum atau seakan menutupi informasi publik desa. Disinyalir penyimpanan, pendokumentasian dan pengumpulan seluruh informasi publik desa secara fisik setiap badan publik desa dalam penguasan kepala desa durian pulauan.

Disinyarir Pemdes Durian Pulauan sdr.Tambah Tuah Purba selaku pimpinan desa setempat, diduga dalam pelaksanaan kegiatan sdr.Tambah Tuah Purba tidak mengedepankan hal-hal khusus yang perlu diperhatikan oleh pihak Pemdes selaku badan publik .

Salah satunya pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur disinyalir pelaksanaan kegiatan tidak mengutamakan  mengedepankan aspek-aspek  sosial kemasyarakatan, swakelola gotong royong yang melibatkan partisipasi masyarakat memperluas kesempatan kerja dan pemberdayaan masyarakat setempat” ungkapnya (Wanasibin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *