Ketangkap Lagi 1 Orang, Pelaku Pencurian  Laptop Di Kantor Notaris Gaperta Medan

Medan (mediakomentar.com) – Sebelumnya Polsek Medan Helvetia dengan Tim Pegasusnya telah berhasil menangkap Sahat Martua Sihombing alias adhe (30) yang merupakan pelaku pencurian Laptop dengan cara mencongkel pintu di TKP Jl. Gaperta  Helvetia Tengah Medan tepatnya di salah satu kantor Notaris, Rabu (10/7).

Aksi pencurian yang dilakukan pada tanggal 10 juni 2019 ini dan sudah dilaporkan korban dengan No. LP/397/VI/2019/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Helvetia yang mengalami kerugian sekitar Rp 8.000.000,- sudah berhasil diungkap siapa pelakunya oleh Polsek Helvetia. Dengan tersangka Sahar Martua Soihombing alias adhe (30) Cs.

Dalam pengakuannya kepada penyidik, Sahat Martua Sihombing melakukan aksinya tidak sendiri alias dibantu kedua orang temannya yang bernama Jeriko (30) dan U.C (DPO).

Nah…kali ini, Jeriko situmeang  yang ternayata juga seorang residivis yang telah dicari-cari selama sekitar 1,5 tahun akhirnya ketangkap juga.

Rabu (17/7) dalam paparannya IPTU. S. Sebayang, SH selaku Panit Reskrim Polsek Helvetia mengatakan

“Kali ini Jeriko situmeang tidak bisa mengelak lagi dan berhasil ditangkap, Senin (15/7) di tempat persembunyian di tanah garapan di Desa sukadono Kec.Sunggal Kab. Deli Serdang dikosan marga sihombing. Pukul 06.30 Wib. Yang sebelum tim Pegasus Polsek Helvetia mendapat informasi keberadaannya sekitar pukul 05.40 Wib.

Pukul 07.00 Wib tersangka jeriko diminta untuk menunjukkan TKP dan selanjutnya agar menunjukkan dimana tempat penadah barang curiannya.

Tapi, sekitar pukul 08.00 Wib saat petugas meminta jeriko menunjukkan dimana tempat penadah barang tersebut, malah si redivis ini mencoba melarikan diri.

Dengan melakukan tembakan peringatan 3 kali ke udara dan ternyata tidak di indahkan, maka akhirnya petugas melakukan tindakan  tegas terukur kemudian dibawa ke RS.Bhayangkara guna pengobatan. Selanjutnya diboyong ke Mako untuk diserahkan ke Penyidik” ungkap Panit Sebayang.

Barang Bukti yang diamankan :

  1. 2 (Dua) unit Hp merk Samsung j2 dan Plito
  2. 3 (Tiga) Lembar Kain Horden
  3. 1 (Satu) Buah Kotak Laptop Merk Lenovo

Terhadap Tsk dikenakan Pasal 363 KUHP dengan  ancaman 7 tahun Penjara. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *