Kalapas Tj. Gusta Medan Mengakui Ada 9 Napi Dipindahkan Ke Nias

Medan,Sumut (mediakomentar.com) – Kalapas Tj. Gusta Medan Erwedi Supriatno mengakui ada 9 Napi yang dipindahkan ke Nias. Hal ini disampaikan langsung kepada awak mediakomentar.com dan beberapa media lain saat dilakukan konfirmasi langsung di ruang kerjanya, Selasa (21/09/2021) sekira pukul 14.30 WIB.

 

“Memang benar ada 9 orang napi yang dipindahkan ke Nias, tapi hal itu memang biasa dilakukan pemindahan Napi dikarenakan menyangkut kapasitas ruangan dan bukan dikarenakan video penganiayaan yang viral di media sosial. Dan untuk kesembilan Napi yang dipindahkan ke Nias tersebut akan dilakukan pemeriksaan juga dan akan disampaikan ke media” ungkap Kalapas Erwedi Supriatno.

 

Untuk video yang penganiayaan salah seorang Napi yang viral, Kalapas juga mengakui kalau kejadian tersebut berada di Lapas Kelas I Tj. Gusta Medan.

 

“Memang benar video yang viral tersebut terjadi di Lapas Kelas I Tj. Gusta Medan, dan saat ini pelaku penganiayaan masih dalam proses” jelasnya

 

Ditambahkannya juga bahwa, sudah ada yang diperiksa terkait video tersebut baik dari warga binaan (Napi) dan juga pegawai sipil Lapas.

 

“Sampai saat ini sudah ada yang diperiksa sebanyak 16 orang terdiri dari 7 orang warga binaan dan 9 dari Pegawai Lapas” Tambah Erwedi.

 

Namun dari perkataannya kepada awak media mengenai Video Viral tersebut diakui tidak ada tahanan yang di minta kepada petugas lapas Tanjung Gusta Medan mengenai sejumlah uang yang lumayan jumlahnya sekitar 30-40 juta ungkapnya.

“Kalapas untuk saat ini belum bisa diadakan klarifikasi dari video yang viral di dalam wilayahnya karena masih dalam proses untuk melengkapi penyidikan di dalam lapas Tanjung Gusta Medan ungkapnya.

 

“Nanti kita tunggu hasil pemeriksaan dari warga binaan yang melihat kejadiannya serta yang tau kronologinya dan pegawai sipil Lapas kata Erwedi kepada media. Kami juga belum bisa memberikan keterangan ini masih dalam proses” Tutupnya

( Novrizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *