Kades Lasara Sawõ Akhirnya Memberhentikan 4 Perangkat Desa Dan Mengangkat Atieli Tel Sebagai Kaur Perencanaan

Nias Utara (media komentar.com) Hari ini senin 02-09/ kepala desa telah mengembalikan jabatan semula perangkat desa yang dipecatnya dan memberhentikan kepala dusun 1 & 3 yang diangkatnya tanpa memenuhi syarat. Serta melakukan perekrutan ulang sesuai aturan.

“Masalah pemberhentian dan pengangkatan perangkat Desa Lasara Sawo Kecamatan Sawo Kab. Nias Utara yang sempat didemo oleh warga desa lasara sawo di Kantor Bupati Nias Utara sudah mulai terang benderang, adanya kesalahan pada kepala desa, termasuk penyaluran rastra” Tutur atalisi Tel

Pemerintah adanya upaya dan reaksi menindak lanjuti masalah tersebut, tidak menunggu masalah berdampak parah dan menjadi konflik besar antar warga.

Keseriusan Pemerintah Daerah dalam memenuhi tuntutan masyarakat terhadap kades lasara sawo mulai ada titik terang.

Pemerintah daerah memberikan ketegasan teguran atas kesalahan yang dilakukan oleh kepala desa lasara sawo Agustinus Telaumbanua. Yang dinganggap tindakan kepala desa semena-mena tanpa memandang aturan dan perda yang ada. Hingga bupati nias utara menugaskan Tim 9 menuntaskan permasalahan tersebut .

Dari hasil temuan tersebut, ditemukan kesalahan kades pada perekrutan kepala dusun 1 dan 3 tidak sesuai ketentuan, termasuk pemberhentian Atieli Telaumbanua. Termasuk beras raskin yang masih belum disalurkan tepat sasaran sesuai data . Sebanyak 23 KPM ,dan 12 Kpm ganda, tidak ditempat sama sekali belum dimusyawarah didesa.

Berikut temuan kesimpulan Tim 9 kabupaten nias utara atas Pemberhentian perangkat Desa an. Atieli Telaumbanua oleh kepala desa: Saudara Atieli telah beberapa kali dilakukan pembinaan atas ketidak disiplinan yang bersangkutan sejak mulai tahun 2017 sampai dengan Tahun 2019

Berdasarkan peraturan yang diatur dalam Permendagri No.83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa sebagaimana telah diubah

Permendagri No.67 Tahun 2017; UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa; PP No.43 Tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU No.6 tahun 2014 tentang Desa. sebagaimana talah dirubah dengan PP No.47 tahun 2015; dan sebagaimana tertuang dalam Perda Kab.Nias utara no.13 Tahun 2018 tentang Perubahan Perda Kab. Nias Utara Nomor 3 Tahun 2017 tentang perangkat Desa.

Sebagaimana sudah diatur dalam peraturan tercebut diatas pemberhentian perangkat desa An. Atieli Telaumbanua belum memenuhi prosedur.

Agar SK Pemberhentian perangkat atieli dibatalkan dan mengangkat kembali atieli sebagai perangkat desa pada jabatan Kepala Urusan Perencanaan;

Tolonaso Gea juga menegaskan bahwa “apapun kesalahan yang ditemukan melanggar perda dan aturan oleh kepala desa, pengangkatan dan pemberhentian perangkat tersebut harus dibatalkan, bila tidak mengikuti instruksi dan saran, maka pemerintah akan melakukan tindakan berlanjut.

Sekda nias utara Yafeti Nazara mewakili bupati, juga menegaskan bahwa kepala desa dipilih oleh masyarakat, bukan berarti pemda tidak bisa memberhentikan kepala desa bila peraturan telah dilanggar bahkan tidak mengidahkan instruksi bupati” Tegas Yafeti Nazara. (Ed. Mendrofa/ A.Muri Telaumbanua)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *