IPTU H. Manullang: Penanganan Kasus Narkoba Sesuai Prosedur

Medan (mediakomentar.com) – Paska dikeluarkannya kedua tersangka kasus narkoba “ZE” dan “AZ” dari polsek Medan Barat, selasa (3/9/19) yang isunya karena tidak terbukti bersalah. Masyarakat mulai mempertanyakan keseriusan Polsek Medan Barat menangani kasus Narkoba.

Diketahui dari informasi dari masyarakat sekitar, sabtu (7/9/19)  bahwa sebelumnya ZE dan AZ ditangkap bersama 3 rekannya yaitu A, R dan MU di Jalan Karya Dame Gg. Rukun Kel. Karang berombak Kec. Medan Barat, selasa (27/8/19) yang sampai saat ini ke tiga tersangka tersebut masih dalam proses di Polsek Medan Barat.

Selanjutnya Polsek Medan Barat pada hari rabu (28/8/19) berhasil melakukan penangkapan kepada tersangka “G” yang diketahui warga Pondok surya blok IV kel. Helvetia Timur sekita pukul 14.00 Wib.di Jl. Karya Gg. Rukun.

Selanjutnya di hari jumat yang sama (30/9/19) sekitar pukul 14.00 Wib  Polsek Medan Barat juga mengerebek yang diduga Bandar sabunya (R) di Jl. Karya Gg. Sepakat, tetapi si “R” ini berhasil kabur.

Masyarakat mempertanyakan apakah orang yang tertangkap pada hari rabu (28/9/19) dengan tersangka G dan dan bagaimana dengan status “R” yang diduga Bandar sabunya?

Menangapi hal ini Kanit Reskrim Polsek Medan Barat IPTU H Manullang via selular, sabtu (7/9/19) sekitar pukul 20.00 Wib mengatakan “Terkait Penangkapan yang 5 Orang di Jl. Karya Dame gg Rukun an.Raja, Azuar, M.Usman, Zulham Efendi dan Ahmad Zaini.

Berdasarkan Pemeriksaan dan Gelar Perkara, yang terbukti dan memenuhi unsur untuk di tahan adalah Raja, Azuar dan M.Usman, sedangkan Zulham Efendi diserahkan ke BNN dan Ahmad Zaini dikembalikan Kepada keluarganya.

Jadi terkait penanganan, Kami sudah sesuai prosedur dan dapat dipertanggungjawabkan. Mengenai status tersangka “Gio” sudah ditahan dan dalam proses sedangkan “Ridho” masuk dalam daftar DPO” terang IPTU H. Manullang. (red)

Tinggalkan Balasan