Gubsu Harus Perduli, JL. Veteran Desa Helvetia dan Desa Manunggal Rusak Parah

Deli Serdang, Sumut (mediakomentar.com) – Jalan Veteran yang merupakan jalan penghubung antar provinsi antara Kab. Deli Serdang Dan Kota Medan yang menuju Ke Kec. Medan Marelan saat ini kondisi jalannya sangat memprihatinkan.

Simpang jalan Veteran dan Jl. Kapten Simarsono atau lebih dikenal dengan simpang Kentucky oleh warga sekitar meupakan pangkal Jl. Veteran yang tak jauh dari simpang tersebut (+ 30 meter mengarak ke Jl. Marelan) kondisi jalannya sudah rusak dan bahkan mengarah keprihatin. Dan kerusakan tersebut terus berlanjut sampai hendak ke perbatasan Kota Medan.

Sekilas berbicara dengan Ketua PAC LSM Penjara Kec. Labuhan Deli Kab. Deli Serdang Bung Muhammad Amin, SH atau lebih akrab disapa dengan panggilan bang boy mengatakan kepada awak media yang pada saat itu berada dilokasi bahwa, Jumat (16/04)

“Jalan ini rusak Ini berawal pembangunan Drainase dikiri kanan jalan didesa Helvetia ini. Tetapi anehnya drainasenya tidak dikorek melainkan hanya dicor samping dan dibangun lagi bibir drainasenya lebih tinggi dari jalan. Bahkan tingginya ada menyamai panang lutut orang dewasa. Akhirnya jikalah hujan air yang ada di jalan ini tidak bisa mengalir ke drainase melainkan hanya tergenang saja di jalan ini dan meresap sendiri ketanah yang ada dipinggiran aspal.

Lalu, setelah setahun kemudian kerusakan jalan inipun terjadi. Sekeras-kerasnya aspal pasti akan kalah dengan air. Ditambah parahnya lagi, ada pula pembangunan proyek Jl. Tol. Kenderaan yang lewatpun ukurannya sudah banyak yang besar-besar seperti truck dan itu sampai saat ini. Jadi, Akhirnya jalanpun banyak yang rusak.

“Kami meminta kepada Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi untuk segera membentuk tim dan merumuskan agenda perbaikan jalan ini yang kemudian akan diajukan kepada Pemerintah Pusat. Hal ini dapat dilaksanakan dengan segera apabila pihak pemerintah benar-benar ingin bekerja demi rakyat”

“Akibat dari kerusakan jalan ini, banyak kerugian yang dialami oleh masyarakat yang melintasi jalan ini. Ada yang terjatuh, bagian dari komponen kendaraan rusak, macet, abu yang beterbangan melukai mata dan lain sebagainya. Jadi sangat disayangkan apabila pemerintah abai dengan hal ini. “Masyarakat sudah menjalankan kewajibannya membayar pajak kendaraan mereka harusnya pemerintah menjalankan kewajibannya memperbaiki jalan yang rusak sebagai bentuk hak yang diterima masyarakat.”pungkasnya. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *