Gak Ada Urusannya Kartu Pers Itu, KTP Tak Pasti Kapan Siapnya “Kata Amran”

Medan (mediakomentar.com) – Pelayanan Pemerintah Kota Medan melalui Disduk Capil masalah urusan KTP sangat tidak memuaskan. Hal ini Nampak jelas dari bahasa salah seorang pegawai Disdukcapil Kota Medan yang mengaku bernama Amran bahwa KTP tak pasti kapan siapnya.

Ucapan Amran ini terlontar saat Pimpinan Redaksi Mediakomentar.com yang juga Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) untuk wilayah Sumut Bung Muhammad Arifin  saat mempertanyakan kapan KTP mliknya siap dikarenakan KTPnya hilang dan sampai saat ini selama 2 bulan hanya memegang Surat Resi saja, Senin (25/11/19)

Menurut Bung Muhammad Arifin , selasa (26/11/19) “ Tata krama bahasa pegawai Disduk Capil Kota Medan yang mengaku bernama Amran bertugas di ruangan dilantai 3, kurang mempunyai etika baik dan tidak sopan.  Selain menepis KTA Pers dia juga mengatakan bahwa gak ada urusan Kartu itu (KTA Pers) dan KTP tak pasti kapan siapnya dengan lantamnya dia bicara” terang bung Muhammad Arifin. Padahal pekerjaan Pers itu“BERTANYA” Kog gak ada urusannya? Padahal saya menunjukkan Resi KTP, KK, SIM dan KTA Pers sebagai identitas yang masih saya miliki.” terangnya dengan nada heran.

Sambungnya lagi, “saya masih ingat saat kampanye legislatife lalu saya pernah menjumpai seorang warga yang KTPnya di urus anggota Dewan yang pada saat itu incumbent, cepat siap dan tidak sampai sebulan. Saya akan menjumpai orang tersebut lagi nanti dan saya akan konfirmasi kembali pernyataannya yang lalu”

Tambahnya lagi, Jika memang urusan KTP di Pemerintahan Kota Medan tak pasti kapan siapnya, Kepercayaan apalagi yang bisa diberikan Pemerintah Kota Medan kepada rakyatnya. Dan apabila memang terbukti jika urusan KTP diurus oleh Pejabat bisa cepat siap, berarti Pemerintahan Kota Medan sangat memandang rendah dan sepele urusan rakyat kecil yang berurusan langsung dengan instansi Pemerintah” ungkap bung Muhammad Arifin (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *