DPC PPN: Donasi Untuk Dirman Halawa Penderita Tumor Ganas Kaki

Nisel (mediakomentar.com)  DPC Pemuda Peduli Nias (PPN) Kabupaten Nias Selatan kunjungi Dirman Halawa (10) anak penderita tumor ganas pada kaki sebelah kirinya. Kunjungan DPC PPN ini untuk menyampaikan donasi kepada Dirwan Halawa. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPC PPN Nisel Heldiswan Loi (21/09/2019).

Heldiswan Loi, mengatakan penyampaian donasi ini adalah merupakan bagian dari kepedulian kita bagi sesama manusia serta turut prihatin dan terus mendoakan Dirwan Halawa agar mendapatkan Pelayanan Medis sesuai SOP.

“Dari namanya sudah jelas, Pemuda Peduli Nias, maka sebagai rasa kepedulian kita itulah yang kita lakukan hari ini kepada adek kita Dirwan Halawa yang kakinya sakit,” Ujar Heldis Loi ditempat Dirwan Halawa, di Desa Hilimbulawa Kecamatan Amandraya Kabupaten Nias Selatan.

Dijelaskan Heldis, donasi yang diberikan kepada Dirwan Halawa, adalah merupakan hasil dari penggalangan dana dari anggota DPC PPN Nisel dan beberapa donatur lainya. PPN  Nias Selatan berterimakasih banyak kepada seluruh Donatur yang telah menolong dan membantu semoga Tuhan yang membalas dan melimpahkan berkat bagi keluarga serta dalam pekerjaan maupun dalam studi.

Pihaknya juga saat ini masih terus melakukan penggalangan dana untuk pengobatan Dirwan Halawa melalui rekening Bank Mandiri nomor Rekening: 124-001-001-582-5 atas nama Perkumpulan Foroem Pemuda Peduli Nias.

Berdasarkan penyampaian keluarga, penyakit Dirwan Halawa, berawal dari ketika jatuh saat bermain dengan teman-teman seusianya pada bulan Juni lalu.

Beberapa hari setelah jatuh tersebut, Dirwan Halawa, merasa kakinya sakit dan nyut-nyut. Setelah itu dilakukan pijitan pada kakinya yang sakit.

“Setelah di pijit, bukanya sembuh malah nambah hingga saat ini. Dan seketika kita membawa Dirwan Halawa, di rumah sakit umum Lukas di Hilisimaetano,” Tutur Yoeli Laia, kerabat keluarga Dirwan Halawa.

Tidak sanggup di tangani di RSU Lukas Hilisimaetano, Dirwan Halawa dirujuk untuk berobat di RSU Gunungsitoli. Di RSU Gunungsitoli, juga tidak mampu menangani Dirwan Halawa. Sehingga di rujuk untuk berobat ke Medan.

“Namun karena tidak ada biaya dari keluarga, maka kita ambil keputusan untuk merawat Dirwan dirumah saja,” Imbuh Yoeli Laia.

Dirwan Halawa, memiliki kartu BPJS, namun karena Dirwan Halawa berasal dari keluarga yang tidak mampu. Pihak keluarga tidak memiliki dana untuk membawa Dirwan untuk berobat di Medan.

Keluarga sudah sepakat/menyetujui untuk di bawa di Rumah Sakit Medan dan keluarga berharap supaya ada donatur atau dermawan yang dapat membantu mereka biaya transportasi dan kebutuhan lainya untuk membawa Dirwan Halawa berobat di Medan.

(Ed. Mendrofa/FL Baene)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: