Di Duga Praktek Perdukunan, 25 Makam Di Bongkar (2)

Reporter. : Andri Andtiansyah
Editor. : Redaksi

Minggu, 10 November 2019

TASIKMALATA (mediakomentar.com) .Sejumlah makam di tempat pemakaman umum ( TPU ) di Kampung Pakemitan II, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya ada yang menggali secara misterius, Jumat (9/11/2019).

Polres masih menggali petunjuk‑petunjuk, mengenai kemungkinan kerusakan diakibatkan hewan atau manusia.

“Mudah‑mudahan ada perkembangan yang baik dan ada informasi, sehingga kami bisa menentukan apa motif dari pelaku melakukan hal itu,” kata Doni.

Jika dilakukan manusia, kata Doni kemungkinan pelaku bisa dikenakan pasal 179 tentang pengrusakan dengan ancaman 1 tahun 4 bulan. “Kesulitannya memang belum ada saksi yang melihat pelaku saat melakukan aktivitas itu,” ujarnya.

Diduga Praktik Perdukunan

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo de Cuellar Tarigan mengatakan selain telah melakukan pengecekan lokasi, pihaknya melalui Polsek Cikatomas telah melakukan komunikasi dengan tokoh ulama setempat.

“Temuan itu kami berkomunikasi bersama Ketua Majelis Ulama Indonesia dan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul UlamaKecamatan Cikatomas,” kata Siswo Tarigan saat kepada Tribun Jabar melalui pesan whatsapp, Sabtu (9/11/2019).

Dari hasil komunikasi tersebut, peristiwa yang terjadi diduga kental dengan praktik perdukunan.

“Tokoh agama mengatakan kejadian penggalian makam tersebut biasanya terkait dengan hal keyakinan seseorang yang berkaitan untuk memenuhi syarat-syarat tertentu,” katanya dalam sebuah laporan.

Terduga pelaku yamg hingga kini misterius kemungkinan besar hanya mengambil tanah dari sejumlah makam.

“Mengingat kedalaman makam untuk bisa sampai ke dangkal atau untuk sampai ke mayat dibawahnya dengan kedalaman sekitar 140 s/d 150 cm,” ujar laporan yang diberikan Siswo.

“Sedangkan ini si terduga pelaku hanya menggali dengan kedalam sekira 45 cm dengan diameter sekira 10 cm,” lanjutnya.

Siswo mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap temuan ini.

“Kami masih menyelidiki siapa di balik peristiwa yang menghebohkan ini” terang AKP Siswo

Tinggalkan Balasan