Dalam Persidangan Kasus 351, Ini Kata Rika Rosario

Medan (mediakomentar.com) Kasus penganiayaan dilakukan Rika Rosario kepada Rahma Dea Saraswara kembali berlanjut di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan rabu (11/3/2020) sekira pukul 15:00wib.

Di hadapan majelis Hakim yang diketuai oleh Syafril Batubara terdakwa Rika Rosario Nainggolan (31) mengaku hanya menjambak saksi korban Rahma Dhea Saraswara. Namun terdakwa membantah telah menendangnya. Hal itu kata terdakwa karna ada ucapan korban yang menyinggung perasaannya jelasnya dalam pembelaan di ruang sidang Cakra 5.

Rika Rosario mengatakan di ruang sidang “Saya menjambak korban cukup lama, saya tidak merasa ada menendangnya. Memang ada gerakan-gerakan yang saya tidak sadari, kemudian Dedy memegang saya untuk melerai,” pungkas terdakwa kepada majelis hakim diruang sidang Cakra 5.

Di sebutkan, sebelumĀ  melakukan penganiayaan terhadap korban Rahma Dea Saraswara, terdakwa mengakui telah berselisih masalah rumah tangga terlebih dahulu dengan Dedy Matondang yang merupakan mantan suaminya.

Kata Rika Rosario saat di ruang sidang, “sebelum insiden/kejadian saya sudah berselisih sama mantan suami saya . Setelah itu korban datang selanjutnya saya tanya ‘kamu siapa’.? tanya Rika Rosario kepada korban kemudian kami berselisih,”terang terdakwa di depan Majelis Hakim saat sidang berlangsung di ruang Cakra 5 .

Ketika sidang berlangsung di ruang Cakra 5 Majelis Hakim ,jaksa memberikan berbagai pertanyaan kepada terdakwa.Dari berbagai pertanyaan yang dilemparkan ke terdakwa ,jawaban terdakwa mulai lari dari persoalan kasus 351 yang dilakukan terdakwa. Terdakwa di ruang sidang sempat menista nama baik mantan suaminya bernama Dedy Matondang.

Terdakwa menambahkan, dua minggu setelah kejadian dirinya telah membicarakan perdamaian dengan korban Rahma Dea Saraswara. Sayangnya kedua belah pihak antara terdakwa dan korban saksi tak mencapai kata sepakat.

Selanjutnya dikutip dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joice Sinaga mengatakan,”kasus penganiayaan itu terjadi pada tanggal 7 September 2019 sekitar pukul 01.00 WIB di Pelataran Parkiran Cafee dan Bar Shoot The Traders yang terletak di Jalan Kapten Patimura Kecamatan Medan Baru.

Atas perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam pasal 351 terdakwa diancam pidana menurut Pasal 351 ayat (1) KUHPidana.

( Rizal )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *