Buat Resah Masyarakat” Polsek Sunggal Amankan Komplotan Geng Motor 2 DPO.

Medan(mediakomentar.com)Viral di Facebook,Personil Reskrim Polsek Sunggal Berhasil Amankan 5 TSK pelaku pencurian dan kekerasan 2(dua) DPO dijelaskan oleh wakapolsek sunggal AKP Enan Surbakti didampingi Kanit Reskrim AKP Syarif Ginting di halaman mako Polsek sunggal kamis (12/3/2020) sekira pukul 17:00 wib sore.

Dalan paparan di jelaskan oleh wakapolsek AKP Enan sebelum terjadi insiden penganiayayan ,dihari minggu sekira pukul 02.00 WIB, korban dan temannya melintas mengendarai sepedamotor di Jalan Sei Sikambing,” terang wakapolsek AKP Enan dalam paparan berlangsung.

Selanjutnya Azhari kemudian mengaku melihat gerombolan pemuda yang berjumlah sekitar 10 mengendarai sepedamotor kemudian, Azhari mengikuti rombongan dan ikut bergabung sama rombongan yang 10 orang,”pungkas wakapolsek AKP Enan.

Kemudian korban Azhari dibawa kesuatu tempat dan dipukuli oleh beberapa orang,selanjutnya salah seorang pelaku mengambil barang milik korban.Usai itu korban dimasukkan ke dalam mobil Ayla, BK 1781 OL lalu dibawa ke Jalan SMKN 8, PB Selayang I .Di sana Azhari kembali dipukuli para pelaku sebelum membawanya ke Jalan Binjai KM 12.
Selanjutnya korban diturunkan di Jalan Binjai KM 12 lalu ditinggalkan,” pungkas wakapolsek.

Berdasarkan penyelidikan adapun Empat dari 5 TSL yang diamankan, diketahui seorang dari salah satu TSK berstarus mahasiswa perguruan tinggi swasta dan negeri di Kota Medan ,ada juga siswa SMA.Dari 5 TSK berinisial, MRS (20) warga Jalan Sei Padang, MTZ (19) warga Jalan Tanjungbalai, Desa Payageli, Sunggal, Deliserdang, MHN alias A (20) warga Jalan Sei Padang, Kelurahan PB Selayang I, Medan Selayang, JOP alias Z (19) warga Jalan Sei Tuntung Baru, Kelurahan Babura, Medan Baru dan DE (17) warga Jalan Abadi, Kelurahan Sunggal, Medan Sunggal.

Wakapolsek Sunggal, AKP Enan Surbakti mengatakan, penangkapan kelima remaja itu berdasarkan pengaduan M Azhari (18), warga Jalan Simpang Bengkel, Kampung Baru, Stabat, sesuai Laporan Polisi nomor 140/B/III/2020/SPKT.
Dimana laporannya, Azhari mengaku kehilangan 1 unit sepedamotor Honda Vario, BK 6092 PBB dan 1 unit HP merk Oppo.

Wakapolsek mengatakan“Kita mendapat petunjuk dari video yang telah viral di Medsos. Dari rekaman video terlihat mobil Ayla BK 1781 OL [yang dijadikan barang bukti] dan menyelidiki pemiliknya. Lalu kita menangkap [pemilik mobil] MRS dari rumahnya,” ujarnya.

Kemudian kita mengamankan MRS, polisi dan melakukan pengembangan dan menangkap 4 tersangka lainnya. Dari hasil penangkapan tersebut, petugas juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Toyota Ayla warna putih, BK 1781 OL, dan besi untuk alat memukul.

“Kita masih mengembangkan kasus ini. Masih ada 2 lagi yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Kita sudah kantongi identitasnya. Untuk kelima ini kita jerat dengan pasal 365 ayat (2) ke 2e subs 170 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman 9 tahun penjara,” pungkasnya ( Rizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *