Berawal Dari Media Sosial Wanita Bisu Jadi Korban Asusila

Medan (mediakomentar.com) – Hati-hati mencari teman di media sosial, inilah nasehat yang selalu di utarakan para orang tua kepada anaknya. Sebab pengguna sosial belum semuanya seperti tampilannnya di FB.

Bunga /nama samaran (18) warga lau dendang ini. Berawal dari pekenalannnya dengan seorang pria di FB dengan nama akun alfredo josua josua alias jojo sebagai pelaku asusila kepada bunga.

Selanjutnya, selasa (5/11/19) pelaku melalui Fb mengajak korban yang tinggal di lau dendang Kec. Percut Sei Tuan janjian bertemu.

Korban inisial bunga (18) warga laudendang ini di jemput pelaku bernama samuel alias jojo di mesjid jamik jl. jumadi Dusun l kec. Percut Sei Tuan sekira pukul 16:00 wib.Saat pelaku mengajak korban sempat terlihat oleh saksi tetangga korban bernama Bang yusuf warga laudendang Kec. Percut Sei Tuan.

Selanjutnya setelah pukul 23.30 Wib, korban pulang diantar ojol Grab dengan pakaian koyak dan tubuh penuh dengan cidera licet-licet.

“Bang saat itu pas saya melintas disetop seorang anak perempuan yang sedang ketakutan selanjutnya saya tolong dia” tiru ucapan pengemudi Grab online oleh orang tua korban.

Saat hendak diantar pulang saya bingung juga bang, karna korban tidak bisa berkomunikasi tidak bisa berbicara (korban bisu). ketika hendak di antar pulang korban menyuruh putar balik dengan isyarat, dengan isyarat korban bilang HP nya ketinggalan. Selelah bawa mutar- mutar karna korban lupa TKP nya, akhirnya pengemudi Grab mengantarnya pulang ke rumahnya.

Setelah korban dirumah selanjutnya korban di tanyai oleh orang tuanya yang mencemaskan keadaannya.
Ketika korban inisial bunga (18) di tanya’in orang tuanya korban hanya diam karna masih teroma akibat perlakuan pelaku samuel alias jojo. Setelah korban tenang dan ditanyak kembali oleh orang tuanya akhirnya korban menjelaskan bahwa dirinya baru mendapat tindakan kekerasan dari pelaku dan kawan pelaku (belum diketahui identitasnya).

Korban menerangkan dia dibawa ke rumah yang bergandeng 4. Di dalam rumah itu korban mau di suntik paksa, namun korban melawan dan akhirnya korban mendapat pelakuan tindak asusila dari pelaku. Selanjutnya korban berhasil keluar rumah dan lari ke jalan, serta ketemu dengan pengemudi Grab online dan di tolong oleh pengemudi Grab.

Selanjutnya hari ini, Rabu (06/11/19) Korban beserta keluarganya melaporkan kasus ini ke Polrestabes Medan. Dan sampai berita ini diterbitkan, awak media belum mendapat keterangan resmi dari pihak Polrestabes Medan.

( Rizal )

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: