Banyak Gagal Paham Tentang Lampu Kuning

Medan (mediakomentar.com) Persimpangan jalan merupakan jalur lalu lintas yang rawan kecelakaan. Maka memang sangat wajar sekali jika harus di pasang Traffic light (lampu jalan) yang gunanya untuk ketertiban berlalu lintas.

Tetapi sangat disayangkan sekali jika para pengguna jalan banyak yang gagal paham apa makna dari lampu yang bernyala di lampu jalan (Traffic light), terutama pada lampu yang berwarna kuning.

Untuk mengingat bahwa lampu berwarna kuning akan menyala setelah lampu hijau mati dan selanjutnya lampu kuning ini mati ketika lampu merah mau menyala.

Nah… disini yang banyak pengguna jalan gagal paham. Jika lampu hijau menyala artinya boleh jalan (lewat), jika lampu merah artinya dilarang jalan (lewat) dan sedangkan lampu kuning artinya hati-hati dan pelankan/turunkan  kenderaan.

Pertanyaannya…mengapa lampu kuning menyala setelah lampu hijau dan sebelum lampu merah?

Menurut salah seorang Polantas yang tidak mau disebutkan namanya, rabu (17/7) yang sempat berbincang dengan redaksi mengatakan bahwa makna dan arti lampu kuning sebenarnya agar para pengendara hati-hati dan pelankan laju kenderaan dan jangan melaju dengan kencang karena akan muncul lampu merah yang artinya dilarang lewat. Karena bisa menimbulkan resiko kecelakaan lalu lintas bagi dirinya dan juga bagi pengendara yang lain.

Jadi cukup jelas sebenarnya arti lampu kuning yang berada di Traffic light. Tetapi jika kita perhatikan di lokasi, banyak kita lihat para pengendara disaat lampu kuning menyala malah menancapkan gasnya lebih kencang untuk menghindari lampu merah.

Dan malah menurut keterangan petugas Polantas tersebut, banyak para pengendara jika diberhentikan diseberang jalan setelah dia melewati persimpangan dan ditegur karena perbuatannya itu sangat berbahaya, malah bersikeras mengatakan bahwa  dia lewat disaat lampu kuning masih menyala dan dianggap wajar jika dia lewat.

Sungguh pemahaman yang gagal paham dan kearogansian berlalu lintas yang sering muncul. Yang efeknya bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas akibat ulah yang gagal paham. Masihkah kita mau menorobos dengan kencang saat lampu kuning menyala?(red)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: