24 KTP dan 20 Warga Di Jaring dari Hasil Razia Masker di Medan Tembung

Medan (mediakomentar.com) – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi kembali mengingatkan kepada seluruh warga di wilayah Kota Medan agar wajib mengenakan masker saat beraktifitas di luar rumah. Sebab, kewajiban tersebut tertuang sebagai salah satu poin dalam Perwal No.11/2020 tentang Karantina Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan.

Hal ini disampaikan Akhyar usai meninjau kegiatan razia masker yang dilakukan di Jalan Mandala By Pass, Kecamatan Medan Tembung, Rabu (6/5). Dengan adanya razia rutin yang digelar ini, Akhyar berharap dapat mendorong dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengenakan masker sebagai upaya pencegahan diri dari penularan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami minta warga taat dan patuh terhadap anjuran yang disampaikan. Ini demi kebaikan kita bersama. Sebab, dibutuhkan komitmen dan partisipasi aktif dari kita semua untuk memerangi virus Corona ini. Jangan lupa pakai masker untuk melindungi diri dan orang lain,” kata Akhyar.

Diungkapkan Akhyar, saat ini kesadaran masyarakat memakai masker sudah meningkat. Meski demikian masih ada saja warga yang belum mengindahkan anjuran tersebut. Oleh karena itulah, guna memberi efek jera bilang Akhyar, bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker akan dikenakan sanksi seperti penahanan kartu tanda penduduk (KTP) selama 3 hari oleh Satpol PP Kota Medan.

“Sanksi yang kita berikan untuk menyadarkan bahwa menggunakan makser ini sangatlah penting. Sebab, mereka bisa saja berpotensi menularkan virus ke orang lain. Kita tidak tahu kemungkinan diri telah terpapar Covid-19 tanpa menunjukkan gejala apapupun. Maka dari itu, dari pada yang tidak mengenakan masker membahayakan orang lain, lebih baik dia kita beri sanksi untuk tidak mengulanginya,” tegasnya.

Sementara itu, dari hasil razia masker yang dilakukan personil gabungan dari unsur Satpol PP Kota Medan, Dinas Perhubungan (Dishub), pihak kecamatan dan puskesmas, TNI-Polri serta dibantu personil Satpol PP Provsu di Jalan Mandala By Pass, Medan Tembung, tercatat sebanyak 24 KTP warga ditahan petugas dan 20 warga tanpa KTP.

Selain di Kecamatan Medan Tembung, razia masker juga dilakukan serentak di 10 kecamatan lainnya yakni Kecamatan Medan Polonia, Helvetia, Selayang, Barat, Timur, Perjuangan, Deli, Labuhan, Marelan dan Belawan. Selain menahan KTP, sanksi push up juga diberikan bagi warga tanpa KTP. Namun, sanksi push up ini hanya diberikan kepada warga yang memang memungkinkan untuk melakukannya.

Setiap warga yang kedapatan tidak mengenakan masker, petugas langsung memberhentikan laju kendaraannya dan memintanya untuk ke pinggir jalan guna dilakukan pendataan dalam lembar berita acara. Nantinya surat tersebut harua dibawa untuk mengambil kembali KTP yang telah ditahan selama 3 hari di Kantor Satpol PP Kota Medan, Jalan Arif Lubis Medan. Usai didata, warga selanjutnya diberikan masker untuk segera digunakan. (Editor : Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *