Pedagang Sekarang Di Permudah, PD. Pasar Sudah Jalin Kerjasama Dengan Grab Mart

Medan (mediakomentar.com) – Plt Walikota Medan Akhyar Nasution bangkitkan ekonomi warga dan pendapatan pedagang pasar tradisional di Medan dengan melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama antara PD Pasar Kota Medan, Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatra Utara serta Grab Mart.

Kerjasama itu terungkap saat Plt Walikota Medan melakukan kunjungan dan sosialisasi  di saat new Normal di Pasar Sei Sikambing Medan, Rabu (3/6/2020). Plt Walikota Medan didampingi Plt Dirut PD Pasar Kota Medan H Nasib Purba.

Turut hadir pada acara sosialisasi dan launching kerjasama antara PD Pasar Medan, P3TSU, Grab Maret itu, Kabag Humas Pemko Medan Rahman Pane, Kabag Hukum/Humas PD Pasar Medan Hafis Ibrahim, Kabag Kepegawaian PD Pasar Khairul Azhar, Kepala Cabang II PD Pasar Medan Edi Suranta Sembiring, Kepala Pasar Sei Sikambing M. Iqbal, seluruh staf teras PD Pasar Kota Medan dan Cabang II PD Pasar.

Saat memasuki Pasar Sei Sikambing Medan, Akhyar langsung disambut puluhan pedagang dan pengunjung selanjutnya mendatangi pedagang satu-persatu mensosialisasikan penggunaan masker saat berada di luar rumah. “Memakai masker ini memang kita merasa tidak nyaman, tetapi hal ini dapat melindungi serta mengantisipasi pandemik Corona-19 yang sedang melanda Dunia ini,” imbuh Akhyar.

Plt Walikota Medan pada kesempatan itu juga memberikan masker kepada salah seorang pedagang yang bernama Butet yang pada saat itu tidak memakai masker. “Ibu menggunakan masker ini selain melindungi diri sendiri juga melindungi keluarga dari kemungkinan datangnya virus corona,” ujar Akhyar mengingatkan.

Disamping menggunakan masker, Akhyar juga berpesan untuk selalu mencuci tangan dengan fasilitas yang telah tersdia di pasar tradisional Sei Sikambing itu dan tetap menjaga jarak sesuai aturan yang telah ditetapkan protokol Covid-19. Dan terlihat Akhyar Nst juga sempat berbelanja buah mangga, dengan tradisi pasar tradisional yang identik dengan tawar menawar. Plt Walikota Medan sempat menawar harga buah tersebut yang membuat pedagang itu tersenyum dan ketawa.

“Saya senang dengan Pak Akhyar dengan beliau menawar harga buah saya dan membelinya. Harga yang saya tawarkan semula, saya yakin beliau bisa membelinya. Tapi dengan beliau menawar harga membuat saya senang. Ya… tawar menawar merupakan tradisi pasar tradisional, ternyata beliau bisa membuat hati rakyat senang” terang pedagang kepada awak media.

Seusai berkeliling dan melakukan sosialisasi kepada pedagang, Plt Walikota itu juga berkesempatan melakukan MoU kerjasama antara PD Pasar Medan selaku perpanjangan tangan Pemko Medan, P3TSU dan pihak Grab Maret.

Plt Dirut PD Pasar H Nasib  disela-sela sosialisasi itu menyebutkan, kerjasama ditengah dituasi new Normal ini, pedagang akan melayani orderan dari pembeli secara merata di sejumlah pasar di Kota Medan.

Sasaran pembeli ini menengah ke bawah, setelah menerima orderan dari konsumen itu pihak Grab Maret lalu meneruskannya kepada Organisasi pedagang P3TSU. Pihak P3TSU ini mencatat order dan meneruskannya kepada pedagang sesuai pesanan masing-masing seluruh jenis sembilan bahan pokok (sembako).

“Di tengah situasi ini kita inginkan pedagang kita tetap eksis dan dagangannya tetap laku bertransaksi baik langsung maupun tidak langsung  kepada konsumen dan  melalui pesanan/order  kepada Graf Maret sehingga pendapatan pedagang semakin meningkat,” imbuh Nasib.

Sedang Ketua P3TSU Kota Medan Yusuf Ginting didampingi Sekretarisnya Muhammad Ikbal pada kesempatan itu menyebutkan, kerjasama ini dilakukan tahap awal di Pasar Sei Sikambing, Kuala Bekala dan Pasar Petisah.

“Untuk kelancaran pesanan ini kita akan meneruskan ke seluruh pedagang secara merata dan memberikan laporan kepada PD Pasar Kota Medan selaku pengelola pasar tradisional di Medan. Kerjasama ini solusi mudah untuk melengkapi kebutuhan belanja dari rumah seandainya tidak sempat datang berbelanja langsung ke pasar,” jelas Ginting didampingi Diki Zulkarnain selaku Ketua Perwakilan  P3TSU Pasar Sei Sikambing (red)

Tinggalkan Balasan