Walau Masa Pandemi C-19, Tempat Wisata Restoran Terapung PS.Tuan Tetap Ramai

Deli Serdang, Sumut (mediakomentar.com) – Walau Pemerintah sudah seringkali mensosialisasikan untuk mencegah penyebaran wabah covid-19, nampaknya tidak begitu berpengaruh didaerah wisata.

Contohnya saja Restoran terapung yang berada di Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang Sumatera Utara. Suasana lebaran yang sudah mencapai H+3, Selasa (26/05/20) tetap sarat dengan ramai pengunjung yang datang dari berbagai daerah terutama Kota Medan.

Sekilas info yang didapat awak media, bahwa di tempat wisata restoran terapung ini menyediakan makan laut (sea food) yang siap disaji jika dipesan. Cukup membayar Rp 15 Ribu s/d Rp 20 Ribu pedagang penjual sea food siap memasakkan makanan yang dipesan. Dan bagi pembeli, tinggal tergantung selera saja. Dimana harga yang tersedia untuk segala jenis makanan bervariasi. Dimulai dari hari Rp 40 ribu/kg s/d Rp 150 rb/kg nya.

Selain itu pengelola wisata juga menyediakan sebuah hiburan key board tunggal, dimana para pengunjung juga bisa jadi penyayinya. Dan untuk kelokasi Restoran terapung tersebut, pihak pengelola menyediakan layanan sampan jenis boat untuk menyebrang secara gratis.

Ditanya salah satu pengunjung yang mengaku datang dari Kota Medan mengatakan bahwa lokasi wisata ini menurutnya sangat pas untuk kumpul keluarga. Selain dengan kota Medan, lokasinya cukup nyaman ditambah lagi pelayanannya yang sangat memuaskan.

Saat awak media menanyakan tentang pandemi covid-19, sambil tersenyum dan tertawa sedikit mengatakan “kalau virus itu akan mati disini. Udaranyakan panas. Pasti matilah bang, mana tahan dia (Virus-covid-19)” terangnya dengan seloro.

Untuk catatan, bahwa awak media belum menemukan data resmi jika virus covid-19 akan mati jika berada di lokasi yang suhunya panas.

Sekilas lokasi Restauran terapung di Percut Sei Tuan, jika anda hendak pergi kesana dari Medan, silahkan masuk jalan Cemara atau Jl. Iskandar Muda menuju desa sampali, selanjutnya ikut saja jalan raya melintasi desa seintis dan akan menukan Desa Bagan Deli. Lalu dari persimpangan Bagan Deli belok ke kiri lalu menuju akhir jaln tersebut. Yang mentoknya langsung di lokasi wisata sekitar setengah jam perjalanan. (Sekar Gunawan)

Tinggalkan Balasan