Putra Bupati Karo AR Brahmana, Manfaatkan Waktu Untuk Berladang

Karo, Sumut (mediakomentar.com) – Pada umumnya, anak seorang pejabat diidentikkan dengan kehidupan yang serba mewah dan pergaulan kelas atas. Seorang anak pejabat biasanya selalu punya gengsi yang tinggi. Kalaupun belum bekerja, setidaknya sudah punya tabungan yang tebal dari hasil pemberian ayahnya yang pejabat.

Jabatan sang ayah sebagai Bupati Karo, rupanya tak membuat pemuda ini terlena dengan kemudahan dan gemerlap kemewahan. Ia justru memilih untuk hidup sederhana dan bekerja keras menuntut ilmu di Fakultas Teknik Elektro Universitas Indonesia.

Saat disambangi andalas di ladang orang tuanya di Jalan Kampus UKA Kabanjahe, Senin (18/5), Abraham Rudolf Brahmana tersenyum ramah. Memakai baju kaos putih dan celana training panjang warna oranye dan mengenakan sepatu bot karet, Abraham Rudolf Brahmana terlihat bolak-balik menarik sebuah beko sorong untuk membersihkan ladang dan memindahkan benih tanaman yang hendak ditanam.

Kebijakan Work From Home ini membuat dosen dan mahasiswa memiliki banyak waktu berkualitas di rumah. “Waktu ini bisa digunakan untuk melakukan kegiatan positif untuk meminimalisir rasa bosan dan stres, sekaligus menambah wawasan, salah satunya dengan mengisi waktu berladang,” tutur Abraham Rudolf Brahmana mengawali pembicaraan.

Selama beberapa pekan menjalani “kuliah lapangan” Abraham Brahmana menyampaikan, selama ini banyak tidak tahu tentang bertani, sekarang menjadi banyak tahu tentang bercocok tanam, paling tidak ilmu dasar bertani, karena langsung praktek menjadi mudah memahaminya. “Sektor pertanian merupakan sektor yang mempunyai peranan strategis dalam struktur pembangunan perekonomian nasional kita,”katanya.

Dia mengaku kampusnya, UI, memberlakukan melanjutkan belajarnya di rumah. “Hal ini dilakukan untuk mengurangi kerumunan yang memungkinkan kontak antara banyak orang. Tujuannya, menekan laju penyebaran virus corona,”ujarnya.

Belajar secara online class, membuat banyak waktu bisa digunakan dengan hal-hal yang positif. Walaupun, saya anak Teknik Elektro (Kampus UI), tapi juga menyukai pertanian karena Bapak (Bupati Karo-red) dulu, masa kuliahnya dibiayai dari bertani. “Saya bangga sebagai anak petani, walaupun Bapak sekarang menjabat Bupati Karo,” tutur Abraham Rudolf Brahmana yang tetap mematuhi protokol kesehaten dengan tetap memakai masker walaupun sedang bekerja di ladang.

Karakter sederhana yang dimiliki oleh Abraham Rudolf Brahmana tak lain merupakan buah dari hasil didikan sang ayah, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH bersama istrinya Sariati Br Sitompul selalu mengajarkan pada anaknya untuk bekerja keras dalam hidup jika ingin meraih kesuksesan.

Terkelin Brahmana memiliki dua orang anak, Abraham Rudolf Brahmana dan Grace Victoria Br Brahmana itu menyampaikan, dirinya memang mengajarkan sifat pekerja kepada sang anak sejak kecil. Dia mengaku tidak mau anak-anaknya bermental manja dan mendapatkan apapun dengan mudah.

Bukan hanya itu, Bupati Terkelin Brahmana juga mengaku tidak mau memanfaatkan jabatannya untuk membuat sang anak berleha-leha dan bermewah-mewah serta larut bermain game sebagaimana lazimnya anak milenial zaman sekarang menghabis-habiskan waktu di internet.

Ada sejumlah hal yang bisa dilakukan orangtua ketika mendampingi anaknya belajar banyak hal dari dalam rumah masa Pandemi Covid-19. Hal pertama yang harus ditanamkan dalam pikiran adalah tidak menganggap kondisi saat ini menjadi sebuah beban. “Jangan hanya melihat momen masa sulit ini sebagai sebuah beban. Lihatlah sebagai kesempatan untuk semakin mendekatkan hubungan bersama anak dan keluarga,”ujar bupati di sela kegiatannya yang padat di kantor Bupati Karo.

Selanjutnya, kata bupati menambahkan, cobalah bekerja sama dengan anak sebagai tim yang akan saling membantu mencari solusi bersama jika terjadi kesulitan. Manfaatkan waktu luang dengan kreatif, mengajak anak ke ladang, di samping di ladang membuat pemikiran kita kembali fresh, segar dan tidak jenuh, tentunya juga bermanfaat. “Mengajak dan menanamkan semangat mereka mencintai tanaman (pangan). Pembelajaran di alam, merupakan bagian dari pendidikan juga,”kata Terkelin Brahmana. (RTA/red)

Tinggalkan Balasan