Bupati Karo Terima 3.020 Paket Sembako Tahap I dari Pemprovsu

Karo, Sumut (mediakomentar.com) – Bupati Karo Terkelin Brahmana SH MH selaku Ketua Gugus Tugas menerima bantuan 3.020 paket sembako tahap pertama dari Pemprov Sumut. Untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Penerimaan bantuan tersebut disaksikan Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Br Sebayang, anggota DPRD Sumut Dapil Karo Salmon Sumihar Sagala, Kepala Biro Bina Perekonomian Setdaprovsu Ernita Bangun SE MAP, Kapolres Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal Batubara, Plh Ketua Gugus Tugas Ir Martin Sitepu, Kadis Sosial Benyamin Sukatendel, Camat Barusjahe Kalsium Sitepu, dan sejumlah OPD, Selasa (19/5/2020), di halaman Kantor Bupati Karo.

Menurut Ernita Bangun, ada pun paket Sembako yang disalurkan sesuai ketentuan nilai sebesar Rp225.000/KK. Dan telah dikonversi menjadi bentuk barang dengan item, beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kg, dan mie instan 20 bungkus.

“Secara acak diambil sample sebanyak lima paket/truk untuk dibuka bungkusnya dan melakukan penimbangan beras dan gula. Untuk memastikan berat barang sesuai dengan yang tercatat dalam bantuan,” jelas Ernita.

Pesan Gubernur Sumut
Usai penimbangan, Ernita menyampaikan pesan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada masyarakat Karo, agar bantuan dapat meringankan beban masyarakat. Apalagi dalam suasana menjelang Lebaran.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana sangat mengapresiasi Gubernur Sumut atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Karo.

“Bantuan Sembako yang diterima Pemkab Karo sesuai data yang kita ajukan ke Pemprov Sumut. Sebanyak 42,699 KK dengan nominal uang sebesar 225.000/KK. Tapi perlu diketahui Pemkab Karo menerima barang dalam bentuk sembako,” terangnya.

Kendati demikian, Pemkab Karo saat ini telah menerima bantuan tahap pertama sebanyak 3.020 paket/KK dengan jumlah tiga truk. Pendistribusiannya, khusus untuk Kecamatan Barusjahe. Sisanya akan menyusul didistribusikan setelah Pemprov Sumut menyerahkan kembali sisanya.

“Sembako ini segera disalurkan kepada masyarakat Kecamatan Barusjahe, tidak ada istilah ‘simpan dulu di gudang’. Tekhnisnya Plh Gugus Tugas, Camat Barus Jahe dan Forkopimcam yang melaksanakan. Agar tepat sasaran, tepat guna dan tepat efisiensi,” sebut Terkelin.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPRD Sumut Salmon Sagala mengatakan, kehadirannya sebagai utusan dari DPRD Sumut untuk melakukan pengawasan terhadap penyaluran paket sembako dari Pemprov Sumut agar benar-benar dilaksanakan.

“Pengawasan itu perlu, dibuktikan dengan mengecek jumlah item barang dan berat sesuai data yang telah disepakati, agar tidak terjadi penyimpangan, dalam segi kurang jumlah barang mauoun kurang berat ke masyarakat,” jelasnya.

Sumber | Rafael M Putra Pinem / red

Tinggalkan Balasan